Kota Malang, Blok-a.com – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan komitmen Pemerintah Kota Malang untuk terus memperkuat pembinaan olahraga masyarakat melalui sinergi dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Kota (Muskot) III KORMI Kota Malang Tahun 2026 di Hall dan Area Lobby Lantai 1 Stadion Gajayana, Sabtu (18/7/2026).
Wahyu menyampaikan, Muskot menjadi momentum penting untuk memilih kepengurusan baru yang mampu melanjutkan pembinaan olahraga masyarakat di Kota Malang. Ia menilai kepemimpinan yang terpilih nantinya akan menghadapi tantangan besar dalam mengembangkan olahraga rekreasi yang semakin diminati masyarakat.
“Siapa pun yang terpilih nanti akan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Pembinaan olahraga masyarakat membutuhkan sinergi yang kuat, termasuk dukungan pembiayaan dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujar Wahyu.
Ia menambahkan Pemerintah Kota Malang akan terus mendukung program-program KORMI agar pembinaan olahraga masyarakat berjalan semakin optimal dan mampu melahirkan prestasi.
“Kami dari Pemerintah Kota Malang akan terus bersinergi dengan KORMI agar pembinaan olahraga masyarakat berjalan semakin baik dan mampu melahirkan prestasi yang membanggakan bagi Kota Malang,” tambahnya.
Wahyu berharap kepengurusan baru tidak hanya mampu menjalankan roda organisasi, tetapi juga memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga.
“KORMI harus terus bergerak, memberikan semangat kepada masyarakat, dan membuktikan bahwa olahraga masyarakat mampu menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga Kota Malang,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua KORMI Kota Malang periode sebelumnya, Sofyan Edi Jarwoko, atas kontribusinya dalam mengembangkan olahraga masyarakat selama masa kepemimpinannya.
Muskot III KORMI Kota Malang merupakan forum tertinggi organisasi yang digelar untuk mengevaluasi kepengurusan sekaligus memilih ketua baru periode berikutnya. Kegiatan itu dihadiri Ketua Umum KORMI Jawa Timur Debi Sisilia Samoa, Ketua KORMI Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, jajaran Pemerintah Kota Malang, pengurus KORMI Jawa Timur, perwakilan KONI Kota Malang, ketua Induk Organisasi Olahraga (Inorga), serta peserta musyawarah.
Ketua Umum KORMI Jawa Timur Debi Sisilia Samoa berharap Muskot berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sehingga menghasilkan kepengurusan yang memiliki legitimasi kuat.
“AD/ART merupakan fondasi penting bagi legalitas organisasi. Kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar sinergi antara KORMI Provinsi Jawa Timur dan KORMI Kota Malang tetap harmonis dan kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KORMI Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan perkembangan organisasi selama empat tahun terakhir. Jumlah Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang tergabung di KORMI Kota Malang meningkat dari 17 menjadi 60 organisasi.
“Perkembangan ini menunjukkan olahraga masyarakat di Kota Malang terus tumbuh dan semakin diminati masyarakat,” ungkap Sofyan. (yog)








