Buka Puasa Gratis di Masjid Baitul Muttaqin Dau Malang, Ada Ratusan Nasi Bungkus

Buka Puasa Gratis di Masjid Baitul Muttaqin Dau Malang, Ada Ratusan Nasi Bungkus
Suasana buka puasa gratis bersama di Masjid Baitul Muttaqin Kecamatan Dau Kabupaten Malang (Salestinus Santrio/Mahasiswa Magang Unitri)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Masjid Baitul Muttaqin di Kecamatan Dau, kabupaten Malang Malang, Jawa Timur, menyediakan takjil dan makanan gratis untuk buka puasa di bulan Ramadan.

Sejak sebelum azan berkumandang, beberapa jemaah mulai berdatangan ke masjid tersebut. Mereka selain ingin beribdah, juga berburu makanan dan takjil gratis untuk buka puasa di masjid Kecamatan Dau Kabupaten Malang itu.

Selama bulan Ramadan itu, masjid tersebut memang menyediakan menu buka puasa gratis bagi jemaah. Tak hanya itu, masjid itu juga menggelar salat terawih berjamaah dan tadarus Alquran.

Pengurus Masjid Baitul Muttaqin, Suharto (65) menyampaikan, setiap hari memang di masjid ini digelar buka bersama gratis.

“Bisa makan sepuasnya untuk yang berpuasa di bulan Ramadan sekaligus kita buka bersama di sini,” jelasnya.

Dia menjelaskan, sekali menggelar buka bersama gratis itu terdapat sekitar 120 jemaah hingga 190 jemaah. Mereka makan dan buka bersama di masjid tersebut.

“Kisaran jemaah yang datang untuk buka awal Ramadan kisaran 120 orang kemudian mulai meningkat mencapai 190 orang,” tuturnya.

Sementara itu, menu-menu buka puasanya pun beragam. Kadang ada nasi campur, nasi pecel, dan beragam nasi lainnya.

Menu-menu buka puasa gratis tersebut berasal dari donatur-donatur dari warga sekitar masjid tersebut. Setiap keluarga yang berada di sekitar masjid digilir untuk menyumbang 30 bungkus. Biasanya per hari terdapat 4 keluarga yang menyumbang nasi bungkus.

“Untuk persiapan di masjid sudah disediakan masyarakat sekitar, setiap Kepala Keluarga (KK) dikenai sumbangan atau donatur 30 bungkus. Satu hari 4 KK berarti 120 bungkus,” jelasnya.

Sementara itu, masyarakat yang menyumbang pun tidak dipaksakan. Masyarakat ikhlas membantu dan berbagi di bulan suci Ramadan ini ke sesama.

“Masyarakat yang memberikan sumbangan tidak diwajibkan, kegiatan seperti ini sudah menjadi Ridho Aulah intinya sedekah,” kata dia.

Sementara penerima manfaat buka bersama gratis itu pun dari beragam kalangan, dan umur. Ada anak kecil, hingga mahasiswa yang ngekost atau mengontrak di sekitar masjid.

“Buka puasa gratis tersebut tidak dibatasi dan disediakan untuk siapa saja selama menjalankan ibadah puasa Ramadan,” tutupnya.

Penulis: Salestinus Santrio (Mahasiswa Magang Unitri)