Ngopi di Malang dengan Suasana Vintage, Ada di 5 Kafe ini

Rumah Akasha, kedai kopi berkonsep vintage di Kota Malang (dok instagram: @nandawongso.20)
Rumah Akasha, kedai kopi berkonsep vintage di Kota Malang (dok instagram: @nandawongso.20)

Kota Malang, blok-a.com – Kota Malang memang surganya kafe dengan konsep beragam. Salah satu yang paling digemari adalah kedai kopi berkonsep vintage. Suasana lawas yang hangat, dekorasi klasik, hingga bangunan tua yang masih terjaga membuat ngopi jadi lebih dari sekadar rutinitas. Berikut lima tempat ngopi vintage di Malang yang bisa kamu masukkan dalam daftar.

1. Rumah Akasha

Rumah Akasha menghadirkan nuansa 80’s lewat interior penuh perabot kayu, lampu temaram, dan dekorasi klasik. Berada di gang kecil di kawasan Samaan, kafe ini memberi suasana akrab seperti pulang ke rumah lama. Nuansa vintage makin terasa karena banyak detail interior dibiarkan natural tanpa polesan modern.

Menu yang ditawarkan cukup variatif, mulai dari manual brew, kopi susu, hingga minuman rempah. Ada promo menarik di pagi hari: semua kopi dibanderol Rp10 ribu hingga pukul 10.30. Lokasinya ada di Jl. Hasanudin No. 35f, Samaan, Klojen. Akasha buka mulai pukul 07.00 sampai 23.00, kecuali Senin tutup.

2. Tenthirty Coffee & Eatery

Tenthirty menampilkan gaya retro urban dengan dekorasi khas era 70–90an. Televisi tabung, kamera analog, pemutar vinyl, hingga dinding bata ekspos memperkuat atmosfer vintage yang kental. Sesekali, pengunjung juga bisa menikmati live music dengan vinyl yang menambah kesan lawas di tempat ini.

Menu kopi beragam, mulai dari espresso based hingga manual brew, ditemani pilihan makanan ringan dan berat. Harga relatif ramah kantong untuk ukuran kafe tematik. Berlokasi di Jl. Puncak Borobudur, Mojolangu, Lowokwaru, kafe ini buka setiap hari pukul 08.00–24.00.

3. Kopi Lonceng

Berlokasi di kawasan heritage Kayutangan, Kopi Lonceng memanfaatkan bangunan tua peninggalan kolonial. Interiornya masih mempertahankan detail orisinal: kursi kayu tua, lampu gantung antik, hingga deretan jam dinding yang membuat pengunjung serasa kembali ke masa lampau.

Kopi tubruk, kopi jahe, hingga latte bisa dinikmati dengan harga Rp5 ribu–17 ribu. Selain itu, tersedia camilan seperti Indomie goreng telur dan sosis goreng yang cocok menemani sore santai. Kopi Lonceng berada di Jl. Aris Munandar No.60, buka dari sekitar pukul 10.00–23.00 (Senin–Kamis), dan Jumat mulai pukul 15.00–23.00

4. Oudhaus

Oudhaus punya gaya vintage Jawa klasik dengan area indoor bernuansa hangat dan outdoor yang cukup luas. Letaknya berada di gang kecil, menambah kesan tersembunyi dan intimate bagi siapa pun yang berkunjung. Lampu remang, ornamen kayu, dan detail sederhana membuat suasana terasa nostalgik.

Menu di sini variatif, dari kopi klasik, signature menu, hingga makanan berat. Kafe ini juga sering dipakai untuk acara musik atau DJ set di malam hari. Oudhaus berlokasi di Jl. Patimura Gg. 4 No. 269, Klojen, buka setiap hari pukul 08.00–01.00 dini hari. Harga kopi mulai Rp15 ribu.

5. Morstein Coffee & Eatery

Mengusung tema rustic vintage, Morstein menampilkan interior kayu tua, pencahayaan hangat, dan dekorasi retro. Suasananya cocok untuk nongkrong santai maupun bekerja, dengan atmosfer tenang dan ramah pengunjung.

Menu kopi cukup lengkap, mulai dari kopi tubruk, cappuccino, hingga iced rum coffee. Ada pula makanan ringan seperti cireng dan bakso goreng, serta pilihan makanan berat dengan harga mulai Rp13 ribu. Morstein beralamat di Jl. Mahakam No. 1, Rampal Celaket, Klojen. Jam operasionalnya 09.00–00.00.

Buat kamu yang mencari suasana lawas nan hangat, lima tempat di atas bisa jadi rujukan. Masing-masing kedai menghadirkan karakter vintage dengan ciri berbeda. Mulai dari heritage kolonial, retro urban, hingga rustic klasik yang lengkap dengan harga terjangkau. (ber/bob)