Anak-anak hingga Ibu-ibu Takut, Warga Joyogrand Keluhkan Yai MIM

Anak-anak hingga Ibu-ibu Takut, Warga Joyogrand Keluhkan Yai MIM
Anak-anak hingga Ibu-ibu Takut, Warga Joyogrand Keluhkan Yai MIM

Kota Malang, blok-a.com – Warga Joyogrand Kavling Depag III Atas RT 09 RW 09 melakukan audiensi dengan Komisi A DPRD Kota Malang terkait keresahnnya atas ulah Yai MIM.

Audiensi yang juga dihadiri Sahara dan suaminya, Sofwan itu digelar di ruang Komisi A DPRD Kota Malang pada Senin (29/12/2025).

Ketua RW 09, Wahyu Rendra menjelaskan, alasan audiensi ini karena warga sudah resah atas ulah Yai MIM. Keresahan itu memuncak gegara Yai MIM kini juga menganggu warga lainnya setalah kepindahan Sahara dan Keluarga dari perumahan tersebut.

Sahara sendiri adalah sosok yang kerap berseteru dengan Yai MIM. Mereka adalah tetangga sebelah rumah. Yai MIM dan Sahara pun kini saling melapor ke polisi dan kasusnya masih diproses.

“Jadi prinsipnya warga itu mengadu ke dewan karena terjadi keresahan yang selama ini ada gaduh yang dibuat Pak Imam Muslimin (Yai MIM),” kata dia.

“Kepindahan mbak Sahara sama Mas Sofwan dari lingkungan kok malah warga sekarang yang jadi sasaran,” kata dia.

Keresahan itu muncul karena Yai MIM kekinian ini diduga merusak CCTV yang ada di lingkungan perumahan. Perusakan CCTV yang merupakan fasilitas umum itu sudah dilaporkan ke polisi.

“Yang dirusak itu ada dua CCTV, terus CCTV yang ada di musala. Terus ada satu CCTV yang di lingkunhan itu juga. Disogok intinya dirusak,” imbuhnya.

Karena ulah Yai MIM itu, kata Wahyu, warga mulai takut keluar rumah. Anak-anak kecil, lanjut ia, kini takut untuk pergi ke musala.

“Ibu-ibu juga takut ketemu dengan yang bersangkutan. Takut ibu-ibu. Bahkan ada istilahnya bukan hanya takut tapi gilo (jijik),” jelasnya.

Mereka pun berharap dewan bisa mencarikan jalan keluar atas keresahan warga ini.

“Prinsipnya kita menginginkan segera terselesaikan permasalahan yang ada di Kavling Depag ini, intinya itu,” kata dia.

Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Lelly Thresiyawati memberikan atensi terhadap kasus ini.

Pihaknya akan mengawal dari sisi proses hukumnya.

“Kalau komisi A ini hanya sekadar mengawal saja nanti seperti apa proses hukumnya,” kata dia.

Setelah audiensi ini, dia bakal melakukan rapat internal untuk memutuskan apa juga memanggil Yai MIM untuk audiensi.

“Saya hari ini akan berkomunikasi dulu dengan anggota seperti apa dan bagaimana nantinya,” tutupnya. (bob)