Kabupaten Malang, blok-a.com – Arus kendaraan selama momen mudik dan libur Idulfitri 2026 di wilayah Malang Raya mengalami lonjakan signifikan. Polres Malang mencatat jumlah kendaraan yang masuk melalui exit tol Singosari meningkat hingga 34 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, peningkatan tersebut terlihat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.
“Berdasarkan data pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Malang Raya melalui exit tol Singosari dibandingkan tahun 2025 ada peningkatan kurang lebih 34 persen,” ujar Taat, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan, lonjakan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik, baik yang menuju Kabupaten Malang maupun kawasan Malang Raya secara umum.
“Artinya jumlah kendaraan dan orang yang memasuki wilayah Kabupaten Malang maupun Malang Raya di tahun 2026 lebih banyak dibandingkan tahun 2025,” imbuhnya.
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, Polres Malang memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kelancaran lalu lintas tetap terjaga.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan pengamanan telah kita laksanakan dengan baik. Secara umum situasi kamtibmas dan kamseltibcar lantas dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 ini dapat terpelihara dengan baik, tidak terdapat gangguan yang menonjol,” bebernya.
Taat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.
“Saya mengucapkan terima kasih, apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh personel atas kerja kerasnya, sehingga pengamanan rangkaian Ramadan dan Idulfitri dapat berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. (yog/bob)




