Berpengalaman di Bidang Reserse, Ini Profil Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri

Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri saat diwawancarai awak media (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri saat diwawancarai awak media (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Tongkat kepemimpinan Polres Malang resmi berganti. AKBP Rulian Syauri kini mengemban amanah sebagai Kapolres Malang menggantikan AKBP Muhammad Taat Resdi. Serah terima jabatan (Sertijab) digelar dalam rangkaian Apel Besar Polres Malang di Lapangan Polres Malang, Rabu (29/7/2026) kemarin.

AKBP Rulian merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2008. Sebelum dipercaya memimpin Polres Malang, ia menjabat sebagai Kasubbagbungkol Spripim Polri.

Perwira kelahiran Palembang itu memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse. Kariernya diawali di Polres Bangkalan, kemudian bertugas di Polrestabes Surabaya dan Polda Jawa Timur. Selanjutnya, ia mengemban sejumlah penugasan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, mulai dari Polres Metro Jakarta Barat hingga Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Selama bertugas di bidang reserse, Rulian menangani berbagai perkara kriminal, mulai dari kejahatan jalanan, premanisme, hingga kejahatan siber. Berbagai pengungkapan kasus yang berhasil dilakukan juga mengantarkannya meraih sejumlah apresiasi.

Salah satu pencapaian yang menonjol adalah keberhasilan Polres Metro Jakarta Barat meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penanganan kasus premanisme terbanyak. Selain itu, ia juga menerima apresiasi dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia atas keberhasilannya mengungkap kasus kejahatan terhadap anak sekaligus menyelamatkan para korban.

Memulai tugas sebagai Kapolres Malang, Rulian menegaskan pentingnya membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan insan pers.

“Saya akan terlebih dahulu memprioritaskan peningkatan komunikasi kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, termasuk kepada rekan-rekan media,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sinergi antara kepolisian dan media menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung pembangunan di Kabupaten Malang.

“Sepanjang perjalanan antara media dan polisi itu adalah satu kesatuan, bukan sebuah hal yang terpisah. Tujuannya untuk mensukseskan pembangunan nantinya,” jelasnya.

Selain memperkuat komunikasi, Rulian juga akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di setiap satuan kerja di lingkungan Polres Malang. Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan berbagai persoalan sekaligus menentukan upaya pembenahan yang diperlukan.

“Apabila kita sudah kuat dan kompak, untuk menjaga kondusivitas kamtibmas itu akan terasa lebih mudah,” pungkasnya. (yog/bob)

Exit mobile version