Kota Malang, blok-a.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan evaluasi lokasi gedung parkir di kawasan Kayutangan Heritage setelah percobaan penggunaan yang dilakukan pada Rabu (31/12/2025) lalu. Genangan air menjadi salah satu titik evaluasi yang disoroti oleh Dishub Kota Malang.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan evaluasi dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat Kota Malang khususnya pengunjung destinasi wisata Kayutangan Heritage.
“Pasti ada evaluasi. Di lapangan kita masih lihat air yang menggenang, itu yang kita perbaiki,” kata Widjaja, Sabtu (3/1/2026)
Pria yang akrab disapa Jaya ini menambahkan, dalam waktu 7 hari kedepan hasil evaluasi akan segera ditentukan. Sehingga, ia memperkirakan Gedung Parkir Kayutangan akan dibuka sekitar pada 6 atau 7 Januari mendatang.
“Ya nanti tanggal 6–7 kita buka lagi, kita lihat dari evaluasi nanti,” ujarnya.
Selain soal genangan, Dishub juga menutup jalur-jalur parkir yang dinilai terlalu tajam dan berisiko bagi pengendara, khususnya di kawasan pintu masuk melalui Jalan Majapahit.
“Kita fokuskan pintu masuk melalui Jalan Basuki Rachmad atau Kayutangan. Untuk yang di Jalan Majapahit sebagai akses pintu keluar,” bebernya.
Sementara itu, untuk kendaraan roda dua, Dishub menyediakan jalur alternatif agar tidak melewati lintasan terjal. Jalur tersebut yakni setelah parkir keluar Jalan Majapahit atau eks pencucian bus.
“Untuk roda dua bisa lewat atas, lewat samping itu, jadi tidak terjal di situ. Sudah diatur sedemikian rupa,” imbuhnya.
Jaya menjelaskan, pada masa uji coba itu antusiasme masyarakat untuk menggunakan fasilitas layanan parkir tersebut cukup tinggi. Menurut catatannya, banyak masyarakat yang memarkirkan kendaraan hingga pukul 02.00 dini hari.
“Masyarakat antusias saat uji coba kemarin. Ini yang menjadi catatan kami untuk segera diperbaiki sarana dan prasarana untuk mereka,” pungkasnya. (yog/bob)




