Haul Akbar di Depan Masjid Agung Jami’, Dishub Kota Malang Tutup Jalan Merdeka Barat–Selatan

Penutupan Jalan Merdeka Timur menjelang pengajian akbar yang digelar Minggu (4/1/2025) besok (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Penutupan Jalan Merdeka Timur menjelang pengajian akbar yang digelar Minggu (4/1/2025) besok (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan melakukan penutupan sementara ruas Jalan Merdeka Barat dan Jalan Merdeka Selatan seiring pelaksanaan Haul Akbar Malang di kawasan Masjid Agung Jami’, Kota Malang. Penutupan ini diperkirakan akan dilakukan mulai sore hari pada Sabtu (3/1/2026) hingga acara selesai dilaksanakan.

Sebagai informasi, tersebar flyer akan diadakan pengajian yang digelar oleh Majelis Dzikir Maulidurrasul SAW. Dalam flyer tersebut, pelaksanaan kegiatan ini akan dipusatkan di depan Masjid Agung Jami’, Kota Malang pada Minggu (4/1/2026) mulai pukul 07.00 WIB.

Dalam pantauan di lokasi pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 14.30, panitia kegiatan ini telah menutup dua jalan tersebut. Panitia terlihat berjaga dan turut membantu mengalihkan arus lalu lintas kepada pengendara di kedua jalan itu.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan telah mempersiapkan skema rekayasa pengalihan arus lalu lintas di kawasan Alun-alun Kota Malang. Ia menambahkan penutupan difokuskan pada jalur di depan Masjid Agung Jami’ hingga Kantor Pos.

“Yang ditutup itu jalur Merdeka Barat dan Jalan Merdeka Selatan. Artinya di depannya Masjid Jami’. Masjid Jami’ sampai depannya Kantor Pos kita tutup,” kata Widjaja, Sabtu (3/1/2026).

Pria yang karib disapa Jaya ini menerangkan, untuk sementara pengendara roda dua maupun roda empat dari arah Jalan Arif Rahman Hakim tidak diperkenankan belok kanan menuju Jalan Merdeka Barat atau depan Masjid Jami’, melainkan diarahkan menuju Merdeka Timur.

“Pengalihannya dari arah Arif Rahman Hakim itu diarahkan lurus saja, ke Merdeka Utara. Kemudian berbelok ke kanan arah Jalan Merdeka Timur. Biasanya bisa belok kanan di depan masjid, ini kita arahkan lurus, nanti baru belok ke arah Merdeka Timur,” terangnya.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Dishub juga telah menyiapkan lokasi parkir terpusat bagi pengunjung acara. Titik lokasi parkir, lanjut Jaya, akan difokuskan di Pendopo Agung Malang.

“Parkirnya kita arahkan di Pendopo Kabupaten,” tambah Jaya.

Terkait waktu pelaksanaan, Jaya menyebut pengalihan arus lalu lintas diperkirakan dimulai sejak malam hari bersamaan dengan pemasangan panggung oleh panitia, dan berakhir setelah seluruh rangkaian acara selesai.

“Biasanya mulai malam, saat pemasangan panggung di depan Masjid Jami’. Pengalihannya sampai acara selesai, biasanya sampai pagi,” ujarnya.

Dalam pengamanan dan pengaturan lalu lintas, Dishub Kota Malang tidak bekerja sendiri. Personel Dishub akan diterjunkan bersama panitia penyelenggara.

“Tentu ada petugas dari Dishub. Tapi itu juga kewajiban penyelenggara. Mereka tidak bisa menyerahkan sepenuhnya ke kami,” bebernya.

Dishub juga meminta panitia aktif membantu pengaturan lalu lintas di lapangan, termasuk pemasangan banner dan rambu sementara sebagai bentuk tanggung jawab penyelenggara.

“Kita minta panitia ikut membantu kelancaran lalu lintas, termasuk memasang banner-banner. Sepertinya itu juga sudah terpasang,” pungkas Jaya. (yog/bob)

Exit mobile version