Kota Malang, blok-a.com – Kritikan akan pelayanan parkir di Kota Malang kembali lagi.
Kali ini muncul point of interest bernama ‘area kopi parkir preman tapi malak doang gak dibantuin’ di Google Maps.
Jika membuka aplikasi Google Maps dan menuliskan ‘parkir preman malang’ pasti akan diarahkan ke Jalan Simpang Gajayana, Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Dalam point of interest itu tidak ada ulasan atau pemberian rating.
Dari penulusuran tim blok-a.com, point of interest itu memang terletak di area perkopian. Di Jalan Simpang Gajayana itu beberapa kedai atau warung kopi berjejer.
Biasanya, memang warung kopi yang berjejer itu digunakan untuk nongkrong mahasiswa UIN Malang atau bahkan Universitas Brawijaya.
Sejumlah warung kopi di sana memang relatif murah dan memang cocok buat mahasiswa nongkrong.
Tak hanya itu, warung kopi di deretan Jalan Simpang Gajayana itu jadi jujugan nongkrong karena ada wi-fi gratis dan colokan yang melimpah. Cocok buat nugas mahasiswa.
Jadi, tak jarang mahasiswa membawa sepeda motor ke warung kopian yang berderet di sana.
Salah satunya adalah inisial MA. Pengunjung yang pernah nongkrong di warung kopi di Jalan Simpang Gajayana Kota Malang ini memang mengeluh soal parkir.
“Saya pernah minggu lalu kayaknya ke sana. Terus awalnya gak ada tukang parkir tiba-tiba pas pulang ada,” jelasnya.
Waktu itu, dia datang saat jam 11.00 siang. Kala itu, dia ke salah satu warung kopi di Jalan Simpang Gajayana tersebut untuk mengerjakan tugas.
Saat pulang jam 16.00, tiba-tiba ada tukang parkir yang langsung meniup peluit saat ia hendak menyalakan sepeda motornya.
“Ya ini bukan di sini aja tapi. Kadang di beberapa warung juga gitu. Udah biasa kayaknya,” kata dia.
Untungnya waktu itu, MA dibantu untuk mengeluarkan sepeda motornya hingga diseberangkan ke jalan.
“Saya paham kenapa ada yang gak dibantuin. Mungkin karena ngasih uangnya langsung di depan saat mau keluar. Nah saya sudah hafal karakter tukang parkir. Saya kasih uang pas mau diseberangkan,” tutupnya. (bob)




