Hanya Gate 13 Stdion Kanjuruhan Tak Dibongkar

Tampang gate 13 Stadion Kanjuruhan sebelum dilakukan perkuatan struktur (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Tampang gate 13 Stadion Kanjuruhan sebelum dilakukan perkuatan struktur (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Renovasi Stadion Kanjuruhan masih terus bergulir. Pembangunan di Stadion Kanjuruhan yang mengabiskan anggaran negara mencapai ratusan miliar tersebut hanya menyisakan bangunan gate 13.

Meskipun tidak dilakukan pembongkaran, namun gate 13 tetap perlu dilakukan perbaikan. Artinya, akan dilakukan perkuatan struktur di bagian bawah bangunan.

Perlu diketahui, tidak dibongkarnya gate yang menjadi saksi bisu tragedi kelam kemanusiaan 1 Oktober 2022 itu sesuai dengan keinginan keluarga korban yang kemudian ditindaklanjuti oleh Bupati Malang, HM Sanusi.

Hal tersebut disampaikan oleh Projek Manager renovasi Stadion Kanjuruhan dari PT Waskita Karya, Vino Pramudia. Ia menerangkan, perkuatan struktur akan dilakukan mulai dari hari ini, Minggu (23/6/2024).

“Untuk pembangunan (gate 13), akan dilaksanakan setelah acara Dino Geblag. Hari ini mulai saya kerjakan untuk penguatan di bawahnya,” ujar Vino saat ditemui Sabtu (22/6/2024).

Lebih lanjut, selain melalukan perkuatan struktur gate yang menjadi saksi bisu tragedi kelam kanjuruhan, nantinya juga akan ada perbaikan pada tampilan fisiknya. Hal tersebut dilakukan agar bangunan gate 13 tetap senada dengan bangunan lain di sekitarnya.

“Jadi kita hanya lakukan penguatan di struktur bawah saja. Sedangkan untuk fungsi dan lainnya tetap sama. Tampaknya mungkin akan kita sesuaikan dengan yang lain. Namun secara fungsi, kita sesuai dengan kebijakan Pak Bupati. Bahwa pintu 13 dibiarkan sebagaimana mestinya,” tegas Vino.

Untuk pengerjaan penguatan struktur gate 13, pihaknya mengaku membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan. Sehingga selama proses pengerjaan, area tersebut akan dipasang pagar proyek sementara waktu.

“Jadi mohon maaf untuk satu bulan kedepan, area depan ini akan kita tutup pagar,” tambahnya.

Kendati demikian, pihaknya mengusahakan pembangunan akan segera rampung dalam waktu yang ditentukan. Sehingga untuk kirim doa Dino Geblag bulan depan diharapkan dapat dilaksanakan kembali di tempat yang sama seperti sebelumnya.

“Tapi yang bisa kami pastikan untuk doa bersama dino geblag bulan depan insyaallah sudah bisa dilaksanakan di tempat yg sama seperti ini,” katanya.

Diakhir, ia membeberkan, pembangunan fisik stadion yang menjadi kebanggaan supporter Aremania ini sudah mencapai 60 persen.

Sisanya, akan dikebut dalam waktu kurang lebih 6 bulan kedepan sesuai kesepakatan kontrak dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia.

“Kalau pengerjaan struktur sudah 90 persen kami selesaikan, selebihnya hanya tinggal pengerjaan finishing. Seperti pelengkapan kursi, pekerjaan sistem dan lainnya,” tutupnya.

Sebagai informasi, saat Tragedi Kanjuruhan terjadi pada tahun 2022 akhir lalu, Gate 13 merupakan gate yang mengerikan. Dari 135 lebih suporter Arema yang meninggal, kebanyakan berada di gate itu.

Hingga akhirnya pasca 1 Oktober 2022 gate itu banyak diberi bunga dan sepatu-sepatu para korban ditaruh rapi di depan gate 13 itu.
(ptu/bob)

Exit mobile version