Kabupaten Malang, blok-a.com – PT Waskita Karya telah melampaui target pengerjaan renovasi Stadion Kanjuruhan. Hingga akhir Desember 2023, pihaknya telah mencapai 20 persen pengerjaan, pada Jumat (29/12/2023).
Padahal, sebelumnya pihaknya hanya menargetkan sebesar 8 persen selama kurun waktu pengerjaan mulai dari September hingga Desember 2023.
Project Manager renovasi Stadion Kanjuruhan dari PT Waskita Karya (Persero), Vino Pramudia menjelaskan, 20 persen tersebut meliputi perkuatan struktur bangunan sebesar 90 persen.
“Progres fisik sudah mencapai di angka 20 persen. Salah satunya yakni untuk perkuatan struktur, yang mana (perkuatan struktur sendiri sudah 90 persen kami laksanakan,” ujar Vino saat ditemui di Stadion Kanjuruhan, Jumat (29/12/2023).
Dirincikan Vino, 20 persen pengerjaan yakni meliputi penambahan bahan microplane untuk struktur bawah, penebalan pile cap, penebalan kolom, dan juga material-material onsite, seperti scoring board dan lampu.
“Jadi memang aset-aset lama yang eksisting atau yang sudah ada itu, ada beberapa yang kami ganti. Seperti tiang lampu, itu sudah kita ganti sudah kami turunkan. Tiang-tiang kita letakkan di area luar tidak di area dalam lagi karena untuk memenuhi sertifikat layak fungsi,” jelasnya.
Vino mengaku, hingga detik ini, pengerjaan belum menemukan kesulitan. Artinya, tidak ada kendala, baik secara teknis maupun pengerjaan di lapangan.
“Sejauh ini alhamdulillah kita tidak menemukan kendala yang berat, jadi kita bisa kerja lancar kerja cepat. Terbukti dari rencana kami di akhir tahun hanya mencapai 8 persen, tapi bisa mencapai di 20 persen,” ungkapnya.
Disinggung terkait target rampung keseluruhan, kata Vino, sesuai dengan kontrak target selesai di Desember 2024 mendatang. Kendati demikian, ia memastikan ada percepatan yang terus dilakukan untuk menyelesaikan Stadion yang menjadi kebanggaan arek Ngalam tersebut.
“Kami belum bisa pastikan percepatan tersebut berapa bulan tapi yang jelas dari target 2024, kami akan laksanakan langkah percepetan untuk penyelesaian stadion kanjuruhan,” pungkasnya. (ptu/bob)




