Kabupaten Malang, blok-a.com – Kepolisian Resor (Polres) Malang masih mengkaji izin penyelenggaraan pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada Selasa (28/4/2026).
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur sebelum mengambil keputusan terkait izin pertandingan bertajuk Derby Jatim tersebut.
“Masih dipertimbangkan, mungkin hari ini atau esok saya akan berkoordinasi dengan Polda Jatim,” kata Taat, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, terdapat sejumlah aspek yang menjadi bahan pertimbangan, terutama terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Analisis tersebut terus dilakukan guna memastikan keputusan yang diambil benar-benar matang.
Ia menegaskan, seluruh opsi mekanisme penyelenggaraan pertandingan masih terbuka dan akan dipertimbangkan secara komprehensif.
Kepolisian, lanjut Taat, menginginkan pertandingan berjalan aman dan lancar bagi seluruh pihak. Namun, ia mengakui bahwa laga tersebut masuk dalam kategori berisiko tinggi.
“Kalau dari asesmen memang pertandingannya high risk (resiko tinggi),” ujarnya.
Meski demikian, dari sisi infrastruktur, Stadion Kanjuruhan disebut telah memenuhi syarat untuk menggelar pertandingan dengan klasifikasi risiko tinggi.
“Itu sudah dilakukan asesmen, jadi aspek infrastrukturnya sudah memenuhi,” ucapnya.
Hingga saat ini, Polres Malang belum dapat memastikan kapan rekomendasi izin pertandingan akan diterbitkan. Namun, proses pengkajian terus dikebut agar keputusan bisa segera diambil.
“Intinya kami mempersiapkan dan berupaya mengambil keputusan sebaik-baiknya, apapun keputusannya itu insya Allah berdasarkan hasil terbaik dari semua aspek,” pungkasnya. (bob)




