Kabupaten Malang, blok-a.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang memasang puluhan banner imbauan keselamatan di jalur wisata Bromo Tengger Semeru (BTS). Langkah preventif ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Pemasangan banner menyasar titik-titik rawan kecelakaan di dua jalur utama menuju kawasan Bromo, yakni Rest Area Gubuklakah, Kecamatan Poncokusumo, serta pintu masuk Coban Trisula.
Kegiatan ini melibatkan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Malang, Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, serta pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Chelvin Alif mengatakan, jalur pegunungan menuju Bromo memiliki karakteristik ekstrem sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra dari pengendara, khususnya wisatawan.
“Jalur menuju Bromo memiliki tanjakan dan turunan ekstrem. Kami mengimbau wisatawan, terutama yang menggunakan kendaraan bertransmisi otomatis atau matic, agar lebih waspada saat melintasi wilayah curam,” kata AKP Chelvin.
Selain peringatan khusus bagi pengguna kendaraan matic, banner yang dipasang juga memuat pesan keselamatan lainnya, seperti kewajiban mengecek kondisi rem, mematuhi batas kecepatan, meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca berkabut, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum memasuki kawasan wisata.
“Melalui banner imbauan keselamatan ini, harapannya wisatawan lebih waspada sehingga angka kecelakaan lalu lintas jelang Nataru dapat ditekan,” tambahnya.
Chelvin mengungkapkan intensitas kunjungan wisatawan ke Bromo biasanya meningkat signifikan pada akhir tahun. Edukasi visual dinilai efektif karena banyak pengendara melintas di jalur tersebut tanpa didampingi petugas di beberapa titik.
Dengan langkah preventif ini, Polres Malang berharap arus wisatawan menuju kawasan Bromo selama libur akhir tahun dapat berjalan aman, lancar, dan tertib.
“Kami ingin meminimalkan risiko kecelakaan, karena jalur ini selalu padat saat musim liburan,” pungkasnya. (yog/lio)







