Puncak Mudik Hari Ini, Tim Urai Disiagakan di Exit Tol Singosari

Kondisi lalu lintas di Exit Tol Singosari pada Selasa (17/3/2026) sore (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Kondisi lalu lintas di Exit Tol Singosari pada Selasa (17/3/2026) sore (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Polres Malang menyiagakan tim urai kemacetan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di kawasan Exit Tol Singosari menuju Malang pada puncak arus mudik Lebaran 2026 yang diprediksi terjadi hari ini, Rabu (18/3/2026).

Kepala Unit Turjawali Satlantas Polres Malang, Iptu Andi Agung, mengatakan Exit Tol Singosari menjadi salah satu titik prioritas pengamanan karena merupakan pintu utama masuk kendaraan dari arah Jakarta dan Surabaya ke wilayah Malang.

“Kami sudah menyiagakan tim urai kemacetan, terdiri dari personel satuan lalu lintas dan petugas gabungan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang. Tol Singosari menjadi pintu masuk utama arus mudik,” kata Andi, Selasa (17/3/2026).

Ia menambahkan, potensi kemacetan di kawasan tersebut cukup tinggi karena terhubung langsung dengan Simpang 4 Karanglo yang menjadi jalur strategis penghubung Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu.

Selain di wilayah utara, tim urai juga disiagakan di wilayah selatan, khususnya di kawasan Kepanjen sebagai langkah antisipasi kepadatan kendaraan.

Tak hanya Exit Tol Singosari, kepolisian juga memberi perhatian khusus pada Exit Tol Lawang dan Pakis yang diperkirakan turut mengalami peningkatan arus kendaraan.

Selama masa puncak mudik hingga libur Lebaran, volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang diperkirakan mencapai 25 ribu kendaraan per hari.

Data pergerakan kendaraan menunjukkan tren peningkatan. Pada Jumat tercatat sebanyak 20.939 kendaraan, Sabtu 22.842 kendaraan, Minggu 17.805 kendaraan, dan Senin kembali naik menjadi 20.304 kendaraan yang masuk ke arah Malang, Kota Malang, dan Kota Batu.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Polres Malang juga telah menyiapkan skema penanganan bersama jajaran polsek di wilayah Lawang dan Pakis.

“Apabila ada kondisi emergency, skema penanganannya juga akan dikoordinasikan dengan jajaran polsek di Lawang dan Pakis,” pungkasnya.

Selain pengamanan di jalur tol, kepolisian juga mendirikan sejumlah pos pelayanan dan pos pengamanan di berbagai titik strategis.

Pos pelayanan ditempatkan di Jalur Lintas Barat (Jalibar), sementara pos pengamanan tersebar di Gubugklakah, Kendalpayak, Slorok, Kepuharjo, serta Jalur Lintas Selatan (JLS) Malang.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran. (yog/bob)

Exit mobile version