Kota Malang, blok-a.com – Mendekati Lebaran, kebahagiaan tidak hanya bagi mereka yang mempunyai harta. Namun bagi siapapun, tak terkecuali pemulung.
Di Kota Malang di RT 12 RW 10 Kelurahan Kotalama Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang ada sebuah kampung bernama Kampung Pemulung. Semua warganya mayoritas adalah pemulung mengumpulkan barang rongsokan hingga botol-botol untuk dijual kembali.
Tak seperti ramadan-ramadan biasanya. Senyuman lebar mereka terpampang. Sebab ada Rumah Sedekah NU yang berbagi kebahagiaan dengan membagikan paket sembako dan ada uang buat mereka ikut merasakan Lebaran.
Inisiator Rumah Sedekah NU, KH. Noor Shodiq Askandar langsung membagikan paket sembako itu dari satu rumah ke rumah lainnya.
“Kami ingin Ramadan ini kita pengennya kan ya pengen semua bahagia, termasuk menyambut Lebaran ini,” jelasnya.
Setidaknya hari ini Gus Shodiq, sapaan akrabnya membagikan ke 75 penerima manfaat. Selain keluarga pemulung ini, Rumah Sedekah NU juga membagikan ke tukang becak di Kota Malang.
Selama membagikan sembako, Gus Shoqid langsung menemui mereka. Bertanya kondisi keluarga pemulung saat ini.
Ada yang sudah janda dan menghidupi anak-anaknya sendiri. Bahkan ada nenek-nenek yang saat ini hanya bisa tertidur di tempat tidurnya.
“Sabar ya bu. Semoga cepat sembuh,” kata Gus Shodiq ke penerima manfaat di rumahnya.
Kader RT 12, Kampung Pemulung, Ernawati mengaku bersyukur. Warganya memang mayoritas pemulung dan jarang memang diperhatikan ataupun mendapat sembako selama ini jelang Lebaran.
“Ya bersyukur mas. Memang di sini mayoritas pemulung,” jelasnya.
Dia tak menduga warga di Kampung Pemulung ini mendapat bantuan ini. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka, karena ekonomi sedang sulit.
“Alhamdulillah sangat membantu untuk warga-warga memang yang sangat membutuhkan. Apalagi di saat seperti ini ekonomi yang sangat sulit, sangat membantu sekali,” jelasnya.
Ada 21 orang penerima manfaat dari Rumah Sedekah NU hari ini. Ada yang masih sehat dan 14 orang sudah lansia.
“Iru ada yang keluarganya pemulung ada yang juga kerjanya minta-minta ada yang nyepek dan becak tadi,” jelasnya.
Bantuan sembako dan uang untuk lebaran ini baru pertama kali diterima oleh warga Kampung Pemulung.
“Alhamdulilllah diperhatikan dan bisa lebaran,” jelasnya.




