Kabupaten Malang, blok-a.com – Satgas Pangan Polres Malang melakukan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, menjelang Lebaran pada Jumat (14/3/2206). Pada pengecekan itu, stok bahan pangan di Kabupaten Malang dipastikan masih aman dan harga relatif stabil meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas.
Wakasatgas Pangan Polres, Iptu Transtoto Argo, menyampaikan pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan serta mencegah lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran.
“Pagi hari ini kami melaksanakan pengecekan bahan pokok penting di Pasar Kepanjen. Kami memastikan ketersediaan produk tersebut dan menjamin bahwa pasokan di pasar tercukupi,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan kelangkaan bahan pokok. Para pedagang juga memastikan pasokan barang diperkirakan tetap aman hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.
“Dari hasil tinjauan tidak ada temuan kekurangan bahan pokok. Stok aman dan para pedagang juga menyampaikan ketersediaan sampai menjelang Idulfitri masih terpenuhi,” katanya.
Meski demikian, Satgas Pangan mencatat adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, terutama cabai merah dan daging sapi kualitas super. Kenaikan komoditas cabai merah mencapai sekitar 15 hingga 20 ribu rupiah dari harga normal yakni 70 ribu rupiah.
“Kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar, tetapi tidak signifikan,” jelasnya.
Sementara itu, harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram, naik dari harga normal sekitar Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut dipicu berkurangnya pasokan serta meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Sedangkan untuk cabai merah keriting, harga terpantau berada di kisaran Rp32 ribu per kilogram dan stoknya masih tersedia di pasaran.
Selain bahan pokok, petugas juga melakukan pengecekan terhadap produk makanan kemasan dan snack yang biasanya banyak diburu masyarakat saat Lebaran.
“Untuk snack baik dalam kaleng maupun kemasan, stoknya cukup banyak. Kami juga mengecek kedaluwarsa dan kelayakan konsumsi, dan tidak ditemukan produk yang bermasalah,” ungkapnya.
Satgas Pangan juga memberikan edukasi kepada para pedagang agar selalu memastikan barang yang dijual masih layak konsumsi dan tidak melewati masa kedaluwarsa sebelum diberikan kepada konsumen.
“Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengecek batas kadaluwarsa kue lebaran saat membeli,” pungkasnya. (yog/bob)








