Siswa SMPN 3 Kepanjen Akui Menu MBG Kering Khusus Ramadan Bergizi untuk Berbuka

Buah Naga menjadi salah satu menu yang disajikan pada siswa di SMP Negeri 3 Kepanjen (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Buah Naga menjadi salah satu menu yang disajikan pada siswa di SMP Negeri 3 Kepanjen (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Isu menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tak sesuai standar gizi selama Ramadan tidak terjadi SMP Negeri 3 Kepanjen. Sekolah memastikan distribusi MBG berjalan normal dengan menu kering yang dinilai mencukupi kebutuhan nutrisi siswa.

Pantauan di lokasi, Kamis (26/2/2026), paket MBG dibagikan dalam bentuk menu kering yang bisa dibawa pulang untuk berbuka dibungkus dengan tas keresek berwarna putih. Menu yang diterima siswa antara lain buah naga, roti, kacang dan susu.

Kepala SMPN 3 Kepanjen Margo Sujono Hadi melalui Penanggung Jawab Distribusi MBG, Dimas Arya Figuna, mengatakan pelaksanaan program di sekolahnya tidak mengalami kendala.

“Selama ini tidak ada kendala. Berbeda dengan isu-isu yang beredar itu,” ujar Dimas seusai pembagian.

Ia menyebut, sejak awal pelaksanaan hingga memasuki Ramadan, menu yang diberikan tetap memenuhi unsur gizi.

“Dari hari pertama pas puasa kita dikasih menu roti. Kemudian di hari ke empat ada bakso, rotinya dua, susunya dua, sama buah-buahan,” tambahnya.

Dimas menegaskan, kabar yang menyebut menu MBG tidak bergizi tidak terjadi di sekolahnya. Menu yang disuplai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Curungrejo dinilai sesuai kebutuhan siswa.

“Isu-isu yang beredar di masyarakat kan katanya menunya nggak bergizi. Kalau di sini tidak seperti itu. Dari awal menu-menu yang diberikan sudah cukup memenuhi kriteria kebutuhan anak-anak,” katanya.

Meski demikian, pihak sekolah berharap kualitas dan stabilitas menu tetap terjaga ke depan. Dengan begitu, lanjut Dimas para siswa tetap memperoleh gizi selama pelaksanaan bulan Ramadan ini.

“Harapannya ke depan untuk SPPG yang saat ini jalan di SMP kami itu sebisa mungkin menunya stabil, dalam artian gizinya terpenuhi, nutrisinya terpenuhi. Jadi ke depannya stabil,” ungkapnya.

Saat ini total penerima manfaat MBG di SMPN 3 Kepanjen mencapai 835 siswa, terdiri dari 789 siswa aktif dan sisanya data keseluruhan penerima.

Terkait mekanisme distribusi menjelang libur Lebaran, pihak sekolah mengaku masih menunggu petunjuk teknis lanjutan.

“Untuk saat ini masih belum tahu, masih menunggu info lanjutan,” pungkasnya.

Salah satu siswa kelas 7, Rizky Putra, mengaku senang dengan menu yang diberikan selama Ramadan karena bisa dimanfaatkan untuk berbuka puasa.

“Iya bergizi, ada susu, buah dan roti. Biasanya nanti dibuka buat buka,” ucapnya singkat. (yog/bob)

Exit mobile version