Kota Malang, blok-a.com – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menggaungkan gerakan korve (kerja bakti massal) saat menghadiri Car Free Day (CFD) di Kota Malang, Minggu (29/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Hanif tak hanya memberikan arahan, tetapi juga turun langsung memungut sampah bersama masyarakat. Ia didampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Bupati Malang HM Sanusi yang ikut melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang area CFD.
Hanif menegaskan bahwa gerakan korve merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah sebagai langkah membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
“Pak Presiden meminta agar kegiatan bersih-bersih ini dilakukan secara rutin, minimal seminggu sekali. Bahkan kalau bisa, setiap hari kerja sebelum aktivitas dimulai,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa hanya mengandalkan teknologi, tetapi harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat. Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber sebagai langkah paling mendasar.
“Masalah sampah ini bukan soal teknologi, tapi budaya. Tanpa budaya pilah sampah, maka penyelesaiannya di hilir akan sangat berat dan mahal,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dengan menggalakkan kerja bakti rutin di berbagai lini.
“Izin Pak Menteri, di Kota Malang sesuai dengan tindak lanjut perintah Bapak Presiden dan Bapak Menteri Lingkungan Hidup serta Pak Mendagri, kami setiap hari Rabu dan Jumat selalu mengadakan kerja bakti bersama. Kemudian, setiap hari anak-anak sekolah sebelum masuk juga wajib kerja bakti terlebih dahulu,” ujarnya.
Wahyu menambahkan, upaya tersebut merupakan bagian dari membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam memerangi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di Kota Malang.
“Ini adalah keinginan Bapak Presiden agar kita sama-sama memerangi sampah. Salah satu penyebab banjir di Kota Malang adalah masih adanya masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya,” jelasnya.
Ia berharap, kehadiran Menteri Lingkungan Hidup dalam kegiatan CFD ini semakin memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Dengan kedatangan Bapak Menteri ini, kita diingatkan kembali bahwa membuang sampah harus pada tempatnya,” pungkasnya. (bob)








