Kabupaten Malang, blok-a.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang terus mendorong pemerataan akses internet hingga ke wilayah pelosok. Tahun 2026 ini, ditargetkan sebanyak 30 menara Base Transceiver Station (BTS) akan dibangun di sejumlah titik blankspot.
Kepala Diskominfo Kabupaten Malang, Atsalis Supriyanto mengungkapkan, berdasarkan data terbaru masih terdapat 85 titik blankspot yang tersebar di 79 desa dan 19 kecamatan.
Wilayah tersebut di antaranya berada di Kecamatan Ampelgading, Bantur, Dampit, Donomulyo, Gedangan, Jabung, Kasembon, Ngajum, Ngantang, Pagak, Poncokusumo, Pujon, Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo, Tumpang, Turen, Wagir, Wajak, dan Wonosari.
“Kami berupaya mendorong provider telekomunikasi untuk berinvestasi dan mendirikan tower-tower di beberapa titik untuk mengurangi blankspot,” ujar Atsalis, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan, keterlibatan pihak swasta menjadi strategi utama di tengah keterbatasan anggaran daerah. Diskominfo tidak bisa sepenuhnya mengandalkan pembiayaan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur jaringan.
“Tahun ini sudah ada beberapa pihak swasta yang mengajukan rekomendasi untuk pembangunan BTS,” jelasnya.
Dari rencana tersebut, sebanyak 30 menara BTS akan dibangun di sejumlah titik prioritas yang masih belum terjangkau jaringan.
“Harapan kami nantinya bisa mengurangi blankspot di beberapa kecamatan seperti Kromengan, Gedangan, Sumbermanjing Wetan dan lainnya,” imbuhnya.
Selain itu, Diskominfo juga tengah menjajaki kerja sama dengan PT Telkom Indonesia untuk pembangunan menara di kawasan Sekolah Rakyat (SR) Kecamatan Bantur. Upaya ini tidak hanya untuk mendukung kebutuhan akses internet di lingkungan pendidikan, tetapi juga sekaligus mengurangi blankspot di wilayah Malang selatan.
Dengan langkah ini, Pemkab Malang berharap pemerataan akses digital dapat semakin terwujud, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan dan ekonomi masyarakat di daerah terpencil.
“Kami berharap kepada PT. Telkom dan Provider/ISP bisa membantu untuk mengurangi area blankspot di Kabupaten Malang atau melalui reseller RT/RW.Net untuk bisa masuk ke desa-desa senyampang dari ISP yang bisa masuk ke pelosok-pelosok desa,” pungkasnya. (yog/bob)




