Antisipasi Banjir, BPBD Kota Malang Mulai Siapkan Alat-Alat untuk Evakuasi Warga di Setiap Kecamatan

Banjir BPBD Kota Malang antisipasi banjir perahu karet
Banjir di Kelurahan Rampal Celaket (blok-a/bob)

Kota Malang, blok-a.com – BPBD Kota Malang telah bersiap-siap mengantisipasi bencana banjir saat musim hujan tiba nantinya.

Sekadar diketahui, saat ini hujan mulai terjadi di Malang. Setidaknya 3 hari terakhir Malang diselimuti hujan saat siang hingga sore hari.

Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno menjelaskan, saat ini di setiap kecamatan disiapkan peralatan untuk menanggulangi banjir.

Di setiap kecamatan di Kota Malang telah dipersiapkan peralatan dapur umum, tenda darurat, life jacket, hingga rompi.

“Peralatannya hampir menyamai seperti BPBD Kota Malang,” jelasnya.

Namun di setiap kecamatan itu, kata Prayitno masih ada satu yang kurang, yakni perahu karet.

Perahu karet itu dibutuhkan untuk mengevakuasi warga di gang-gang sempit saat banjir terjadi nantinya.

Untuk itu, BPBD Kota Malang kini tengah memproses hadirnya perahu karet kecil. Perahu karet kecil itu bakal dikirim ke 5 kecamatan Kota Malang.

“Untuk yang di Kecamatan satu minggu lagi. Ini perahu karet kecil khusus di wilayah gang kecil,” jelasnya.

Perahu karet ban itu sendiri kini sedang dalam proses pengerjaan. BPBD Kota Malang memesan perahu karet ban itu di sebuah perusahaan di Jakarta.

Spesifikasi perahu karet itu sendiri adalah standar BNPB. Perahu karet ban itu bakal lebih tebal daripada perahu yang ada di tempat wisata. Satu perahu karet itu bakal muat untuk empat anak-anak kecil.

“Ini lebih tebal dan dibuat bukan seperti di wahana-wahana. Jadi nanti digunakan untuk evakuasi di gang kecil seperti di Bareng kemarin. Kalau besar gak bisa masuk,” jelasnya.

Sementara itu, BPBD Kota Malang sendiri juga sudah menyiapkan satu perahu karet kecil, satu perahu fiber, dan satu perahu karet untuk pendaratan.

“Ada 3 (perahu karet) di kami,” jelasnya.

  1. Banjir sendiri memang menjadi momok warga Kota Malang setiap tahun. Hampir 5 kecamatan pasti menjadi lokasi banjir. Contohnya yang menjadi langganan banjir di Kecamatan Klojen adalah di Kelurahan Bareng. Sementara di Kecamatan Blimbing itu adalah di daerah Kelurahan Pandanwangi. (bob)
Exit mobile version