Kabupaten Malang, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus memperluas jangkauan program Sentra Pemberdayaan Pangan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) inisiatif Presiden Prabowo Subianto.
Sabtu (18/10/2025), Bupati Malang, HM. Sanusi, meresmikan dapur SPPG di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, yang siap menyalurkan makanan bergizi untuk ribuan pelajar di Kabupaten Malang.
Sanusi mengatakan komitmennya untuk mendukung program Presiden Prabowo. Ia menjelaskan, program MBG ini bertujuan menjaga keseimbangan gizi anak didik agar tumbuh sehat dan cerdas.
“SPPG ini program Pak Prabowo yang menjadi kebutuhan masyarakat agar keseimbangan gizi anak didik kita terjaga. Dengan begitu, kecerdasan anak-anak bisa ditingkatkan,” ujar Sanusi.
Ia menerangkan, hingga saat ini sudah ada 61 dapur SPPG dari total target 233 dapur di Kabupaten Malang yang mulai beroperasi. Pemkab juga terus mendorong semua pengelola SPPG untuk segera melengkapi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) agar mutu makanan tetap terjamin.
“Sudah ada 21 dapur yang sedang mengurus SLHS. Kami dorong semuanya agar segera tuntas, supaya tidak ada lagi kasus makanan yang diduga mengandung racun,” tegasnya.
Sementara itu, Djoni Sudjatmoko, Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Kota Malang sekaligus pengelola dapur MBG, menyampaikan bahwa keberadaan dapur SPPG memberikan efek ekonomi yang luas bagi masyarakat sekitar.
“Manfaatnya luar biasa. Dulu jeruk di kebun saya cuma laku Rp3.000-Rp4.000, sekarang bisa Rp14.000. Petani pisang di Donomulyo juga naik empat kali lipat. Jadi, ekonomi desa ikut bergerak,” ujarnya.
Djoni menyebut, dapur MBG di Kidal melibatkan 47 pekerja lokal, mulai dari juru masak hingga tenaga lapangan. Targetnya, dapur ini bisa menyuplai hingga 3.500 porsi makanan bergizi per hari untuk pelajar penerima manfaat di wilayah Tumpang dan sekitarnya.
“Kami ingin dapur ini tidak hanya memberi makan anak-anak, tapi juga membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi warga,” kata Djoni.
Dengan peresmian dapur MBG di Kidal, Pemkab Malang optimistis target 233 dapur SPPG bisa tercapai pada akhir 2025. Program ini diharapkan menjadi tonggak peningkatan gizi, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang. (yog/lio)






