Efisiensi BBM, Wali Kota Malang Ajak ASN Naik Sepeda Setiap Jumat

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat ajak ASN gowes dan manfaatkan transportasi umum untuk inovasi efisiensi (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat ajak ASN gowes dan manfaatkan transportasi umum untuk inovasi efisiensi (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memilih inovasi yang berbeda untuk menyikapi efisiensi yang diimbau oleh pemerintah pusat untuk menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Wali Kota Malang, Wahyu mengajak para aparatur sipil negara (ASN) mengubah pola aktivitas harian menjadi lebih hemat sekaligus menyehatkan.

Wahyu menyebut upaya tersebut sebagai salah satu siasat untuk menerapkan imbauan efisiensi meski hingga saat ini belum ada arahan khusus dari pemerintah pusat.

“Kalau dari arahan dari pusat tidak ada, hanya terkait dengan beberapa hal. Kita sendiri yang mencoba untuk bisa mengurangi terkait dengan dampak ini,” ujar Wahyu, Rabu (25/6/2026).

Siasat untuk menyikapi efisiensi itu yakni mendorong ASN menggunakan sepeda saat berangkat kerja setiap hari Jumat. Selain itu, aktivitas fisik seperti senam pagi juga akan digalakkan sebagai rutinitas bersama.

“Contohnya saya nanti akan berlakukan nanti hari Jumat, kita ke kantor ini kita naik sepeda. Kemudian jalan senam pagi. Karena kan banyak teman-teman ASN ini kan senang bersepeda. Nah ini kebetulan hari Jumat jadi enak,” tambahnya.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga dikaitkan dengan gerakan kebersihan lingkungan. Usai berolahraga, nantinya ASN akan diajak mengikuti kegiatan Jumat Bersih.

“Kemudian juga termasuk setelah senam, kemudian bersih-bersih, saya akan berlakukan ada Jumat bersih itu. Sesuai dengan tanaman bersih yang asri, itu kita juga akan lakukan, optimalkan di hari Jumat,” lanjutnya.

Selain bersepeda, Wahyu juga membuka opsi bagi ASN untuk menggunakan transportasi umum sebagai bagian dari efisiensi, seiring dengan layanan angkutan yang sudah menjangkau kawasan Balai Kota Malang.

“Ya bisa naik angkutan. Ada Trans Jatim itu sekarang sudah melalui balai kota kan,” pungkasnya. (yog/bob)

Exit mobile version