Endro Hermono Anggota MPR RI/DPR RI Sosialiasi Pancasila, Hingga UUD 1945 di Blitar

FOTO : Anggota MPR RI, Ir. Endro Hermono mensosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. (Foto : blok-a.com/Fajar)
FOTO : Anggota MPR RI, Ir. Endro Hermono mensosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. (Foto : blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Anggota MPR RI, Ir. Endro Hermono, MBA telah mensosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di salah satu rumah makan di Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, 3 Mei 2024 kemarin.

Dalam sambutannya Endro Hermono mengatakan, keinginan kelompok atau pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa tidak akan terwujud, jika masyarakat tetap setia kepada Pancasila, UUD 1945, menjaga keutuhan NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Jika kita masih berpegang kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, maka kita bisa menghormati perbedaan, dan menghargai kebhinekaan, dan yang utama Bangsa Indonesia ini akan tetap utuh dan terjaga,” kata Endro Hermono.

Endro Hermono yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra ini menandaskan, mengamalkan Pancasila, mempertahankan UUD 1945 dan menjaga keutuhan NKRI serta Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari, merupakan kunci utama untuk menjaga tetap utuh dan tegaknya bangsa Indonesia.

“Kita sebagai warga masyarakat Indonesia, memiliki tugas dan tanggungjawab untuk mengamalkan Pancasila, mempertahankan UUD 45, serta menjaga keutuhan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Hal ini untuk menjaga tetap utuh dan tegaknya bangsa Indonesia,” tandasnya.

Lebih lanjut Endro Hermono yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Blitar ini menambahkan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kunci keutuhan Bangsa Indonesia. Untuk itu semua warga negara harus tetap mempertahankannya.

“Jika Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika tetap dipertahankan, maka akan tercipta rasa toleransi yang harmonis dalam sendi berkehidupan dalam masyarakat, berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. (jar/bob)

Exit mobile version