Pembangunan Jembatan Sonokembang Capai 17,8 Persen, Lebih Cepat dari Target

Pengerjaan Dikebut Usai Libur Lebaran, Jembatan Sonokembang Ditarget Selesai Juni
Pengerjaan Dikebut Usai Libur Lebaran, Jembatan Sonokembang Ditarget Selesai Juni

Kota Malang, blok-a.com – Proyek pembangunan Jembatan Sonokembang terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga memasuki minggu ke-12 sejak kontrak dimulai pada Februari 2026, progres pekerjaan di lapangan tercatat melampaui target yang telah ditetapkan.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyebut capaian fisik pembangunan saat ini sudah menyentuh sekitar 17,8 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibanding target awal yang seharusnya berada di kisaran 11,5 persen pada periode yang sama.

“Progresnya mestinya 11,5 (persen), di lapangan 17,8 sekian,” ujar Dandung kepada awak media.

Saat ini, pengerjaan difokuskan pada pembangunan abutment, yakni struktur penopang di bagian ujung jembatan yang berfungsi menopang konstruksi utama. Tahapan yang dilakukan meliputi penggalian pondasi hingga proses pengecoran yang sebagian sudah berjalan.

“Saat ini gali pondasi jembatan, kemudian ngecor,” jelasnya.

Setelah pekerjaan abutment selesai, tahapan berikutnya adalah pemasangan girder atau balok utama jembatan. Komponen ini menjadi penyangga utama sebelum dilakukan pengecoran pada bagian atas konstruksi.

“Selanjutnya pemasangan balok girder. Balok-baloknya jembatan itu,” tambahnya.

Meski sempat terdampak hujan, proses pembangunan disebut tidak mengalami kendala berarti. Curah hujan sempat membuat galian pondasi tergerus air sehingga tim pelaksana harus membersihkan kembali area tersebut.

“Enggak ada (hambatan yang terlalu, red). Ya cuma hujan kemarin, galiannya hilang semua. Kena air lagi, kan kena air lagi,” ungkap Dandung.

Selama proyek berlangsung, akses masyarakat dialihkan melalui jembatan darurat jenis Bailey yang dipinjam dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional agar aktivitas lalu lintas tetap berjalan lancar.

“Jembatan Bailey itu yang kita pinjam dari Balai Besar Jalan Nasional,” katanya.

Jembatan Sonokembang sendiri dibangun dengan panjang 15 meter dan lebar 10 meter. Dalam dua minggu ke depan, pekerjaan pondasi ditargetkan tuntas sebelum masuk ke tahap pemasangan girder.

Pemerintah Kota Malang optimistis pembangunan dapat selesai lebih cepat dari jadwal kontrak. Target penyelesaian dipasang pada akhir Juni 2026, meski masa kontrak masih berlaku hingga 15 Juli mendatang.

“Targetnya nanti di akhir Juni selesai. Kan kontraknya sampai 15 Juli,” tandasnya. (bob)

Exit mobile version