Pemkot Malang Lengkapi Bedah Rumah Pramuka Jatim, Warga Tlogowaru Dapat Bantuan Tambahan

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat tambah bantuan bedah rumah Pramuka Jatim, lengkapi hunian agar kian layak (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat tambah bantuan bedah rumah Pramuka Jatim, lengkapi hunian agar kian layak (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Sinergi antara Pemerintah Kota Malang dan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur terus diperkuat melalui program bedah rumah bagi warga kurang mampu. Selain bantuan renovasi yang telah diberikan Pramuka Jatim kepada empat penerima manfaat, Pemkot Malang turut memberikan dukungan tambahan untuk menyempurnakan hasil renovasi tersebut.

Tambahan bantuan diserahkan saat Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau rumah milik Adhi Darma Sisworo di Jalan Sunan Kalijogo 20, RT 05 RW 02, Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Jumat (26/6/2026).

Wahyu mengatakan, bantuan dari pemerintah difokuskan untuk melengkapi sejumlah fasilitas yang masih kurang agar rumah benar-benar memenuhi standar kelayakan huni, seperti penambahan ventilasi dan penyempurnaan beberapa bagian bangunan.

“Kami menambahkan saja. Tadi ada beberapa yang kurang. Beberapa ruangan yang belum ada angin-anginnya, kami menambahkan untuk bisa melengkapi saja agar kelayakan dari rumah tinggalnya ini bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kwarda Pramuka Jawa Timur atas kepeduliannya terhadap masyarakat Kota Malang melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

“Pemerintah Kota Malang mengucapkan banyak terima kasih perhatian dari Kwarda Jawa Timur yang salah satu anggota masyarakat dari Kota Malang untuk membantu terkait dengan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni),” lanjutnya.

Berdasarkan hasil asesmen Kwarda Pramuka Jawa Timur, kondisi rumah Adhi sebelumnya dinilai tidak layak ditempati. Bangunan dengan sekat dari banner dan kain bekas itu dihuni Adhi bersama istri serta empat anaknya yang harus berbagi satu ruangan untuk beristirahat.

Tak hanya itu, saat hujan turun, bagian belakang rumah kerap tergenang air. Meski genangan cepat surut karena lantainya masih berupa tanah, kondisi tersebut dinilai membahayakan dan tidak layak sebagai tempat tinggal.

Wahyu mengungkapkan, penerima bantuan juga merupakan anggota aktif Gerakan Pramuka di Kota Malang, sehingga program tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap sesama anggota yang membutuhkan.

“Kebetulan yang dibantu ini juga sebagai seorang pegiat Pramuka. Dia anggota aktif dari Kwarcab Kota Malang yang selama ini rumahnya hanya tertutupi banner. Jadi saya terima kasih dengan perhatian ini,” pungkasnya. (yog)

Exit mobile version