Pemkot Malang Sambut Dua ASN dari Pemkot Palu, Belajar Cara Pemerintahan

Pemkot Malang Sambut Dua ASN dari Pemkot Palu, Belajar Cara Pemerintahan
Pemkot Malang Sambut Dua ASN dari Pemkot Palu, Belajar Cara Pemerintahan

Kota Malang, blok-a.com – Sebagai peraih terbaik pertama Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) se-Indonesia, Pemkot Malang wajar dijadikan sebagai rujukan daerah-daerah lain di Indonesia. Bahkan wajar saja jika Pemkot Malang menjadi rujukan belajar pengelolaan dan pembangunan daerah bagi kota lain.

Terkait hal ini, Pemkot Palu baru saja mengirimkan dua orang ASN magang untuk menyerap ilmu terkait pembangunan daerah di Pemkot Malang pada hari Senin (15/7/2024).

Serah terima kedua ASN magang tersebut dilakukan langsung oleh Kepala BKPSDM Kota Malang Totok Kasianto dan Kepala BKPSDMD Kota Palu Abidin dengan penandatanganan surat perjanjian kerjasama antara Pemkot Malang dan Pemkot Palu.

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat selaku orang nomor satu di Kota Malang pun dengan tangan terbuka menyambut dua ASN magang yang didampingi langsung oleh Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dan sejumlah OPD terkait di Ruang Sidang Balai Kota Malang.

“Suatu kehormatan bagi kami untuk bisa menjadi tempat magang 2 ASN dari Kota Palu, yang dalam hal ini akan belajar terkait PUPRPKP. Semoaga bisa menguatkan kolaborasi dan sinergitas bai kantar daerah yang wajib kita lakukan,” tutur Wahyu.

Wahyu pun mengungkapkan bahwa Kota Palu sebagai peraih terbaik kedua PPD juga memiliki banyak kelebihan yang bisa dipelajari oleh Pemkot Malang.

“Mungkin nanti bisa kirimkan beberapa ASN kami untuk belajar atau jalan-jalan ke Kota Palu. Saya sendiri ingin belajar dari Bapak Wali Kota Palu terutama tentang ketegasannya,” ujarnya.

Sementara itu, Hadianto mengungkapkan bahwa ini bukanlah kunjungan pertamanya ke Kota Malang, dan dari waktu ke waktu ia merasa Kota Malang memang terus menjadi lebih mbois.

“Ketika saya tahu Kota Malang yang mendapatkan penghargaan terbaik satu, saya rasa ya wajar,” tuturnya.

Ia juga menitipkan dua ASN magang tersebut ke Pemerintah Kota Malang dengan harapan setelah 3 bulan magang di Kota Malang dapat membawa ilmu yang bermanfaat untuk pembangunan Kota Palu.

“Dua anak saya ini akan belajar terkait dengan instalasi pengelolaan limbah. Semoga kedua anak kami ini bisa ditermia dan dijadikan keluarga selama 3 bulan kedepan, dan mendapatkan pembelajaran yang cukup,” tutur Hadianto. (art/bob)

Exit mobile version