Kota Malang, blok-a.com – Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menunjukkan fokusnya terhadap pengolahan sampah di Kota Malang.
Setelah mengunjungi DLH Kota Malang dan melakukan observasi singkat di lapangan, Iwan ingin seluruh sampah di Kota Malang diangkut sebelum jam 08.00 pagi.
“Tadi saya sampaikan bahwa jangan sampah diangkut lewat dari jam 08.00 khususnya titik-titik yang tinggi terhadap sampah,” kata dia.
Adapun alasan Iwan menginginkan agar sampah diangkut kurang dari jam 08.00. Dia menyebut, jika sampah dibiarkan menumpuk lebih dari jam 08.00 dikhawatirkan akan menganggu aktivitas warga kota Malang dan pendatang.
“Menganggu aktivitas di masyarakat Kota Malang dan pendatang yang utama pada saat menjalankan aktivitas jam 08.00,” kata dia.
Iwan juga menambahkan, agar sampah yang bakal diangkut ke truk ditutupi. Tujuannya agar saat sampah diangkut ke TPA tidak terlihat oleh masyarakat.
“Agar pemandangannya cukup bagus,” kata dia.
Sementara itu, Iwan juga menginginkan agar pengolahan sampah di Kota Malang ini tidak hanya sekadar dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supiturang.
Ia ingin ada program untuk bagaimana sampah itu bisa diolah hingga mempunyai nilai ekonomis.
“Yang nantinya akan mendapatkan peningkatan (ekonomi) terhadap masyarakat atau peningkatan terhadap masyarakat yang nantinya akan mengelola,” jelasnya.
Terpisah, Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya menyampaikan bahwa Iwan Kurniawan sebagai Pj Wali Kota Malang saat ini sangat tertarik dengan pengelolaan sampah.
“Beliau interest sekali terkait pengelolaan sampah. Maka itu salah satu yang terpilih untuk melakukan suatu program pengelolaan persampahan ini. Beliau berharap semua ini bisa terealisasikan. Dengan kebijakan presiden bahwa pada tahun 2025 seharusnya kita bisa bebas dari sampah,” kata Rahman. (bob)




