SMP Negeri di Kota Malang Kaya Inovasi Pendidikan Ramah Disabilitas

 

Kota Malang, Blok-a.com – Kota Malang kini bisa berbangga karena ada terobosan terbaru dalam dunia pendidikan yang mendukung semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang melalui Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kota Malang telah meluncurkan program baru yang diberi nama Sinau Mandiri Bersama Anak Satwimaba Istimewa (SIMBA ASIA). Selain itu, SMP Negeri 13 Kota Malang juga turut berinovasi dengan metode pembelajaran bernama Layanan Siswa Istimewa Galas Berwirausaha (NASI TIGA BERAS).

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana menjelaskan bahwa saat ini banyak anak dengan kebutuhan khusus yang belajar di sekolah umum. Meski jumlah guru pendamping khusus (GPK) terbatas, Disdikbud berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan yang sama kepada semua siswa.

Suwarjana menambahkan bahwa SIMBA ASIA dan NASI TIGA BERAS merupakan pengembangan dari program Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa (Jarik Ma’Siti) yang sebelumnya diperkenalkan di SMP Negeri 10 Kota Malang. Program Jarik Ma’Siti bahkan meraih penghargaan sebagai salah satu Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) pada tahun 2023.

“Walaupun kami kekurangan GPK, kami tetap berusaha memberikan pendidikan terbaik untuk semua anak, termasuk mereka yang istimewa. Kami sangat menghargai kerja keras para guru di Kota Malang yang telah berinovasi dengan program-program seperti Jarik Ma’Siti, SIMBA ASIA, dan NASI TIGA BERAS,” ujar Suwarjana dengan penuh apresiasi.

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat juga memberikan dukungan penuh terhadap inovasi atau program di sekolah ini. Ia berharap agar inovasi ini tidak hanya berkembang tetapi juga mendapatkan pengakuan yang layak.

“Saya berharap inovasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan memberikan kualitas pendidikan yang setara bagi semua siswa, baik yang istimewa maupun yang reguler. Ini juga merupakan langkah penting untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045,” kata Wahyu.

Kebanggaan Kota Malang semakin bertambah karena inovasi SIMBA ASIA dan NASI TIGA BERAS mendapatkan apresiasi dari KemenPANRB. Kedua program ini terpilih sebagai salah satu dari 5 Terbaik Inovasi Kelompok Replikasi Inovasi Kluster Kota dalam Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi (PKRI) Pelayanan Publik Tahun 2024.

Selain itu, ada dua inovasi lainnya yang juga diajukan dan mengikuti tahap presentasi, yaitu Belajar Menyenangkan Bersama Siswa Spesial (Benang Mass) dari SMPN 3 Kota Malang dan Spenturo Ramah Inklusi (Serasi) dari SMPN 20 Kota Malang.

Inovasi-inovasi seperti SIMBA ASIA dan NASI TIGA BERAS bukanlah yang pertama di Kota Malang. Ini adalah bagian dari komitmen Pemkot Malang untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan berbagai program.

Contohnya program Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa (Jarik Ma’Siti), layanan pojok braille perpustakaan, dokumen kependudukan braille, dan layanan inklusi braille (Libra) untuk berbagai perizinan. Dengan berbagai langkah ini, Kota Malang semakin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang terbaik sesuai dengan kebutuhan mereka. (art/bob)

Exit mobile version