Target 2026 Rampung, JLS Gondanglegi-Balekambang Dikebut

Progress pembangunan jalan Gondanglegi–Balekambang yang saat ini tengah digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU)
Progress pembangunan jalan Gondanglegi–Balekambang yang saat ini tengah digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Penyelesaian pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) di wilayah Kabupaten Malang terus dikebut. Hingga kini, progres fisik proyek tersebut telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan, masih terdapat sejumlah lahan yang proses pembebasannya perlu diselesaikan. Setelah persoalan lahan tersebut tuntas, pekerjaan fisik akan kembali dipercepat.

“Sudah 80 persen, masih ada beberapa lahan yang memang perlu penanganan untuk pembebasan, masih menunggu itu. Begitu itu selesai nanti segera dieksekusi, progres fisiknya naik,” kata Khairul saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026)

Ia menyebut, penyelesaian pekerjaan di wilayah Kabupaten Malang ditargetkan selesai pada Desember 2026. Saat ini, proses pembebasan lahan masih terus dilakukan oleh pihak terkait.

“Harusnya Desember. Desember memang waktunya sudah ini, tapi sekarang lagi dilakukan percepatan pembebasan lahan yang belum-belum itu,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Oong menjelaskan, pembangunan JLS di wilayah Kabupaten Malang sendiri pada prinsipnya sudah tuntas. Saat ini, konektivitas menuju wilayah Blitar menjadi bagian yang masih ditunggu penyelesaiannya.

“Kalau JLS di kita kan sudah tuntas. Di kita sudah 58 kilometer, tinggal menunggu selesainya pekerjaan fisik JLS Blitar, sehingga nanti terkoneksi langsung Blitar, Tulungagung, Trenggalek,” jelasnya.

Ia menuturkan, pekerjaan JLS di Blitar sempat mengalami perlambatan karena adanya perubahan trase. Saat ini, pembangunan di wilayah tersebut kembali berjalan.

“Blitar kan sisa lima kilometer, tapi kayaknya on progress sudah itu. Blitar itu berubah trasenya, sehingga itu terjadi perlambatan kemarin di situ,” ujarnya.

Oong berharap seluruh jaringan JLS dapat terkoneksi pada 2026. Meski demikian, ia tidak dapat memastikan waktu penyelesaian pekerjaan di wilayah Blitar karena hal tersebut berada di luar kewenangan Pemkab Malang.

“Harapannya ya 2026 ini bisa terkoneksi semua. Gondanglegi selesai, JLS sudah siap semua,” bebernya.

Oong menegaskan, konektivitas JLS nantinya akan semakin mendukung pergerakan ekonomi kawasan selatan Jawa Timur. Terlebih jika pembangunan jalan tol yang menghubungkan kawasan Malang dan sekitarnya juga telah tersambung.

“Nah, begitu jalan tol masuk, wah, sudah konek ini dari Surabaya, Malang, Kepanjen, JLS, sampai ke Blitar dan seterusnya terkoneksi, ekonomi bergerak,” pungkasnya. (yog)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com