Kota Malang, blok-a.com – Usai pembatalan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang diumumkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, Universitas Brawijaya (UB) menindaklanjuti pengumuman tersebut dengan kabar gembira bagi mahasiswa baru tahun akademik 2024/2025.
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Ali Safaat, menanggapi Surat Nomor 0511/EPR.07.04/2024 tentang pembatalan kenaikan UKT dengan mengeluarkan kebijakan terkait pengelompokan UKT untuk mahasiswa baru tahun ini.
“Pak Menteri sudah menyampaikan pembatalan kenaikan UKT tahun 2024 untuk seluruh perguruan tinggi yang sudah melakukan penyesuaian UKT di tahun 2024 ini. Kita juga sudah menerima surat dari Dirjen Dikti dan tentu saja untuk keputusan tersebut kita menindaklanjuti dan penyesuaian UKT dibatalkan,” jelas Ali.
Dengan demikian, acuan yang digunakan untuk jumlah UKT mahasiswa baru tahun 2024 kembali ke patokan yang digunakan pada tahun 2023.
“Sehubungan dengan pembatalan tersebut, kelompok UKT mahasiswa baru akan ditetapkan berdasarkan pengelompokan UKT tahun 2024, dengan batas maksimal yang sama dengan kelompok tertinggi pada UKT tahun 2023,” tutur Ali.
Ali menjelaskan bahwa mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang telah membayar UKT melebihi batas maksimal UKT tahun 2023, selisihnya akan dikembalikan dalam bentuk saldo untuk pembayaran semester berikutnya.
“Dari 3662 mahasiswa yang masuk jalur SNBT, sudah ada 75% yang telah melakukan pembayaran UKT daftar ulang. Selisih pembayaran yang melebihi maksimal UKT tahun 2023 akan dikembalikan dan dihitung sebagai potongan UKT semester depan,” tegasnya.
Yang menarik, dari 75 persen mahasiswa baru UB yang sudah melakukan daftar ulang tersebut, sebagian di antaranya adalah mereka yang telah mengajukan keringanan UKT. Sehingga pembatalan ini akan lebih meringankan lagi beban para mahasiswa baru itu.
“75 persen itu sudah termasuk sebagian yang mengajukan keberatan dan sudah kita kabulkan baik untuk penurunan golongan maupun pengangsuran. Jadi 75 persen itu yang sudah melakukan daftar ulang istilahnya,” jelas Ali.
Sebagai penutup, Ali menyatakan bahwa saat ini timnya sedang menghitung ulang UKT bagi mahasiswa baru secara keseluruhan. Setelah itu, mahasiswa baru tahun 2024 akan ditentukan kembali kelompok UKT-nya menggunakan kelompok UKT 2023 yang akan berlaku mulai semester kedua.



