Wisuda Unisma Periode ke-79, Ada 811 Lulusan Termasuk 5 dari Luar Negeri

Wakil Rektor I Unisma, dr. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D. saat menjelaskan terkait Wisuda Periode ke-79 Unisma. (blok-a.com / M Berril Labiq)
Wakil Rektor I Unisma, dr. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D. saat menjelaskan terkait Wisuda Periode ke-79 Unisma. (blok-a.com / M Berril Labiq)

Kota Malang, blok-a.com – Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar Wisuda Periode ke-79 yang digelar selama dua hari, yakni Sabtu (27/6/2026) dan Minggu (28/6/2026).

Total ada 811 wisudawan dari sepuluh fakultas dan satu program pascasarjana yang diwisuda tahun ini. Termasuk lima di antaranya merupakan mahasiswa internasional yang berasal dari Timor Leste dan Libya.

Wakil Rektor I Unisma, dr. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., mengatakan para wisudawan diharapkan mampu mengemban tanggung jawab sesuai gelar akademik yang telah diraih sekaligus terus mengembangkan kompetensi setelah lulus dari perguruan tinggi.

“Seluruh calon wisudawan akan menapaki tahapan baru dalam karier mereka dengan mengemban gelar yang sudah didapat. Setiap jenjang pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam kehidupan maupun dunia kerja,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).

Ia menambahkan, pendidikan tinggi tidak hanya memberikan bekal berupa pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter lulusan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja.

Karena itu, lulusan Unisma diharapkan tetap meningkatkan kemampuan melalui berbagai pelatihan maupun pendidikan nonformal sebagai bekal menghadapi persaingan kerja.

Unisma, kata dia, terus memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, instansi pemerintah, hingga dunia usaha dan dunia industri untuk mendukung lulusan memperoleh peluang karier yang lebih luas.

“Pengembangan diri harus tetap dilakukan. Unisma juga terus menjalin kerja sama dengan berbagai mitra untuk mendukung lulusan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik,” katanya.

Pada wisuda periode ini, lima mahasiswa asing turut diwisuda. Mereka berasal dari Timor Leste dan Libya dengan program studi Agroteknologi, Akuntansi, Manajemen, serta Hukum.

Erna mengatakan, kehadiran mahasiswa internasional menjadi salah satu indikator meningkatnya internasionalisasi kampus menuju World Class University.

Menurutnya, karakter keislaman dan nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang menjadi ciri khas Unisma juga menjadi bekal penting bagi para lulusan.

“Selama ini kami mendapat umpan balik dari para pengguna lulusan bahwa alumni Unisma memiliki karakter yang baik, terutama karena dibekali nilai-nilai keislaman dan Aswaja yang kuat,” pungkasnya. (ber/bob)

Exit mobile version