Dipicu Salah Paham Asmara, Kasus Perundungan Pelajar di Kota Malang Masuk Tahap Penyidikan

Viral, Aksi Perundungan Siswi SMP di Kota Malang
Viral, Aksi Perundungan Siswi SMP di Kota Malang

Kota Malang, blok-a.com – Penanganan dugaan perundungan terhadap seorang pelajar di jalur akses sekitar pemakaman Kecamatan Sukun, Kota Malang kini resmi masuk tahap penyidikan. Polresta Malang Kota menyatakan telah menemukan bukti awal yang cukup untuk menaikkan status penanganan kasus.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota, Iptu Khusnul Khotimah, mengatakan penyidik saat ini tengah memperluas pengembangan terhadap saksi-saksi.

“Sudah dinaikkan ke tahap penyidikan, saat ini kami sedang mengembangkan ke saksi-saksi,” ujarnya, Selasa.

Polisi masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) untuk memperkuat konstruksi perkara. Hasil visum tersebut nantinya menentukan waktu pelaksanaan gelar perkara sekaligus penetapan tersangka. Karena itu, Unit PPA berharap visum segera terbit agar proses hukum bisa berjalan lebih cepat.

Dari pemeriksaan terhadap korban, polisi mulai menemukan titik terang soal penyebab perundungan. Kejadian itu disebut dipicu kesalahpahaman terkait panggilan bernada asmara.

“Ada yang mendengar kalau korban dipanggil ‘beb’, padahal bukan seperti itu. Akhirnya korban dipanggil sama dia dan teman-temannya,” kata Khusnul.

Jumlah terduga pelaku sementara tercatat tiga orang, namun penyidik masih mencari keterangan tambahan untuk memastikan keterlibatannya. Baik korban maupun terduga pelaku diketahui masih berstatus pelajar.

Karena kasus melibatkan anak di bawah umur, mekanisme diversi dimungkinkan dilakukan. Namun hingga kini keluarga korban belum menyampaikan permohonan.

“Sampai saat ini pihak keluarga belum mengajukan permintaan diversi,” ujarnya.

Unit PPA Polresta Malang Kota juga telah berkoordinasi dengan Dinsos P3AP2KB Kota Malang untuk membantu pemulihan psikologis korban. Korban disebut mengalami trauma setelah menerima perundungan fisik, termasuk luka di lengan kiri. Dugaan adanya luka lain di wajah masih menunggu hasil visum.

“Sementara ini memang di lengan sebelah kiri, tapi untuk luka lain masih menunggu visum,” tuturnya. (bob)