Dugaan Aksi Copet Terjadi di Konser Malang, Penonton Mengaku Kehilangan iPhone 12

Dugaan Aksi Copet Terjadi di Konser Slank Malang, Penonton Mengaku Kehilangan iPhone 12
Dugaan Aksi Copet Terjadi di Konser Slank Malang, Penonton Mengaku Kehilangan iPhone 12

Kota Malang, blok-a.com – Terjadi dugaan pencopetan di sebuah konser Slank pada Minggu (19/4/2026) pada malam hari.

Salah satu korban adalah Dewi. Ia kehilangan ponsel iPhone 12 dengan nilai sekitar Rp6 hingga Rp7 juta saat konser berlangsung. Kejadian itu dialami saat ia datang bersama sahabatnya, Andi.

Detik-detik dugaan pencopetan tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial TikTok milik Andi, @andy_ganteng99.

Dalam video itu, Andi dan Dewi terlihat tengah menikmati konser. Namun, situasi berubah ketika terjadi dorongan dari arah depan. Tak lama kemudian, Dewi menyadari ponsel yang disimpan di saku celananya telah hilang.

Dalam rekaman tersebut juga terlihat sosok yang diduga sebagai pelaku.

Andi membenarkan bahwa ponsel milik sahabatnya hilang dan diduga dicopet saat berada di tengah kerumunan penonton.

“Kejadian nya pas di konser Rampal hp sahabat saya kecopetan kak,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, saat itu mereka tengah menikmati jalannya konser. Namun, ia menduga pelaku sudah mengincar ponsel tersebut sejak awal.

“Posisi saya dan sahabat saya sedang menikmati konser kak, sepertinya pelaku emang ngincer hp sahabat saya. Saat hp sahabat ditaruh di saku, tangan pelaku masuk ke saku sahabat saya,” jelasnya.

Andi juga mengaku sempat mengunggah wajah orang yang diduga pelaku dalam video tersebut. Ia menduga orang itu sebagai pelaku karena awalnya berada di samping mereka, lalu berpindah ke belakang saat situasi semakin ramai.

“Iya kak betul seperti yg di video kak, pelaku langsung lari,” tuturnya.

Meski demikian, Andi mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Ia menyebut dirinya dan Dewi merupakan warga luar Kota Malang, tepatnya dari Probolinggo, dan datang hanya untuk menonton konser.

“Saya pengennya pelaku ditangkap dan hape sahabat saya dikembalikan. Saya kebetulan dari luar kota,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, mereka juga harus meninggalkan konser sebelum selesai untuk mengurus kehilangan tersebut. Andi menyebut, korban pencopetan dalam konser itu diduga tidak hanya satu atau dua orang.

“Dan kami sempet dikumpulin dengan orang-orang yang kecopetan juga kak, ternyata yang kecopetan bukan satu atau dua orang,” tutupnya.

Sementara itu Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin mengatakan memang terjadi banyak laporan pencopetan.

“Terkait kejadian copet di event konser musik Slank, benar terjadi banyak korban pencopetan,” jelasnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan data yang ia terima sampai siang ini ada 14 orang yang melapor kehilangan handphone.

”Yang terdata di Resta sampai siang ini, kami terima 14 laporan barang berupa hp,” tuturnya.

Dia pun mengimbau jika ada pihak yang kehilangan barang lainnya di konser tersebut segera melapor.

”Kami imbau untuk masyarakat yang menjadi korban, diimbau untuk segera melapor ke Polresta Malang Kota,” tutupnya. (bob)

 

 

 

Exit mobile version