Polisi Telusuri Jejak Pelaku Diduga Pembuangan Bayi, Andalkan Rekaman CCTV

Polisi Telusuri Jejak Pelaku Diduga Pembuangan Bayi, Andalkan Rekaman CCTV
Polisi Telusuri Jejak Pelaku Diduga Pembuangan Bayi, Andalkan Rekaman CCTV

Kota Malang, blok-a.com – Polisi mengintensifkan penyelidikan kasus pembuangan jenazah bayi perempuan yang ditemukan di pinggir Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Klojen, dengan menelusuri sejumlah rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.

Peristiwa pembuangan tersebut terekam kamera CCTV pada Sabtu malam (18/4/2026). Dalam rekaman itu, pelaku terlihat membuang  jenazah bayi yang dimasukkan ke dalam kardus cokelat, dibungkus selimut, serta dikenakan topi berwarna pink. Jenazah bayi tersebut kemudian ditemukan warga pada Minggu pagi (19/4/2026).

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo mengatakan, penyelidikan masih terus berlangsung. Ia menyebut, rekaman CCTV yang telah dikantongi belum mampu mengungkap identitas pelaku secara jelas karena keterbatasan visual, sehingga petugas kini memperluas penelusuran ke titik CCTV lainnya.

“Ini masih kami lidik. Dari CCTV yang ada, wajah dan plat kendaraannya kurang jelas, sehingga kami telusuri CCTV yang lain,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Kanit Reskrim Polsek Klojen, Ipda Ali Rohman menambahkan, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Kominfo Kota Malang untuk mengumpulkan rekaman CCTV tambahan, baik di sekitar lokasi kejadian maupun di sepanjang jalur yang diduga dilalui pelaku.

“Kami masih koordinasi dengan Kominfo Kota Malang, untuk meminta rekaman CCTV yang lain. Kemarin, kami sudah dapat rekaman CCTV di TKP tetapi tidak jelas,” jelasnya.

Dari hasil analisis sementara terhadap rekaman CCTV di lokasi kejadian, pelaku diduga beraksi seorang diri dengan menggunakan mobil. Pelaku sempat berhenti di tepi jalan, lalu membuka pintu belakang kendaraan dan mengeluarkan kardus berisi jenazah bayi sebelum meletakkannya dalam posisi berdiri di bawah pohon.

“Dari rekaman CCTV TKP, yang nampak cuma satu orang,” tambahnya.

Selain pendalaman melalui rekaman CCTV, kepolisian juga masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi tersebut diperkirakan berusia sekitar 10 hari dan ditemukan adanya luka lebam di bagian paha.

“Untuk visum RSSA, masih belum keluar. Kami juga menunggu perkembangannya,” pungkasnya. (bob)

Exit mobile version