Kota Malang, blok-a.com – Hujan deras yang menerpa Kota Malang pada hari Jumat (22/3/2024) kembali membuat sejumlah titik banjir digenangi air.
Beberapa titik yang terpantau mengalami banjir akibat hujan yaitu Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Galunggung, Jalan Bandung, dan Jalan Raya Langsep, Kota Malang.
Genangan juga terlihat di Taman Kunang-Kunang, walau ruang terbuka hijau tersebut dipenuhi oleh pepohonan yang memiliki fungsi sebagai peresap air.
Warga melaporkan bahwa di beberapa titik ketinggian air cukup untuk merendam roda sepeda motor.
“Depan RSUB banjir, tapi macetnya sampai dari jembatan Soehat tadi. Lumayan tinggi, sampai roda motor itu terendam,” terang Aditya Ramadhan, salah satu ojek online yang melintas di lokasi tersebut saat banjir terjadi.
Untuk kasus di Jalan Bandung, kemacetan panjang terjadi hingga di belakang SPBU Jalan Bandung karena banjir terjadi bersamaan dengan jam pulang sekolah.
Banyaknya mobil yang mau menjemput memadati Jalan Bandung di sisi selatan, sementara kondisi jalan di sisi utara terlihat lenggang sewajarnya.
Laporan banjir tinggi yang menyebabkan kemacetan juga terjadi di Jalan Bendungan Sutami, tepatnya di wilayah sekitar pertigaan Jalan Terusan Surabaya.
Menurut kesaksian beberapa penghuni toko di sekitar lokasi, banjir sampai masuk ke kawasan toko.
“Sudah beberapa kali ganti walikota tapi selalu begini, mungkin karena memang kondisinya cekungan ya, jadi air berkumpul ke sini,” terang Farid, salah satu penghuni toko di dekat Jalan Terusan Surabaya.
Walau terpantau ketinggian air sudah berkurang drastic per pukul 15.00, namun genangan yang sempat terjadi mengakibatkan sejumlah sampah dan material seperti batu dan pasir yang terbawa banjir mengotori toko dan jalanan di wilayah tersebut.
“Pasti nge-pel setelah banjir, soalnya airnya kotor, nambah-nambahi pekerjaan,” terang Farid.
Dari pemantauan reporter Blok-A.com, penumpukan sampah dan material juga terlihat di beberapa lubang drainase yang ada di sekitar lokasi.
Namun, tidak lama setelah air benar-benar surut, beberapa petugas Dinas Lingkungan Hidup pun membersihkan tumpukan sampah tersebut.




