Kota Malang, blok-a.com – Kondisi Jalan Gede yang terletak tak jauh dari SMAS Katolik Santo Albertus Malang atau juga dikenal sebagai SMA Dempo Malang dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah.
Dari pantauan lapangan Blok-a.com, terlihat memang terdapat beberapa lubang yang cukup besar dan dalam di Jalan Gede Kota Malang.
Ada lubang yang berukuran sekitar 10 sentimeter untuk dalamnya dan hingga 30 sentimeter untuk lebarnya.
Tak ayal dengan lubang di Jalan Gede Kota Malang sebesar itu, beberapa korban sudah berjatuhan. Warga sekitar mengatakan sudah ada tujuh orang yang menjadi korban, dan rata-rata korban jatuh adalah pengendara sepeda motor.
“Sudah dua bulan ini, Mas. Saya sendiri sudah menghitung ada tujuh orang yang jatuh,” kata Agus, salah satu tukang parkir yang sehari-hari bertugas di deretan warung Dempo saat diwawancara oleh Blok-a.com.
“Yang paling parah itu ada waktu malam sepeda motor dari arah utara ke selatan melaju kencang. Mungkin tidak tahu ada lubang, itu dia oleng sampai jatuh dan hampir menabrak pohon di sisi barat jalan,” tambah Agus.
Agus mengatakan, ia bahkan memberikan rambu-rambu darurat dengan memanfaatkan bendera partai di lubang yang ada di tengah jalan agar pengendara bisa tahu dan berhati-hati saat melintas.
“Saya pasang bendera partai itu agar yang lewat tahu ada lubang. Kasihan, kalau jatuh terus ada apa-apa, yang kemarin itu untung saja tidak sampai menabrak pohon itu,” jelasnya.
Informasi yang didapat oleh Blok-A.com kemudian diteruskan kepada Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang, Dandung Julhardjanto. Menanggapi hal tersebut, ia mengatakan akan segera menggerakkan pasukan untuk mengatasi hal tersebut.
“Terima kasih atas laporannya, kami dari Dinas PUPRPKP Kota Malang akan segera mengirimkan petugas mengirimkan rekan-rekan untuk kita survey dan nanti akan ada tindak lanjutnya segera,” terang Dandung.
Ia menyatakan Dinas PUPRPKP akan segera bergerak cepat untuk merespon keluhan masyarakat tersebut. Bahkan dengan tegas mengatakan akan menyelesaikan permasalahan itu dalam waktu satu minggu.
“Nanti petugas akan melakukan survey, untuk melihat seberapa kerusakannya. Lalu kita siapkan materialnya dan segera akan kami betulkan jalan yang rusak. Penyelesaiannya mungkin akan memakan waktu satu minggu,” jelasnya. (ags/bob)




