Kebakaran di Gang Sempit Blimbing Malang, Dua Rumah Rusak

Kota Malang, blok-a.comKebakaran terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Ahmad Yani Gang Satria, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (9/6/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB itu sempat membuat panik warga karena lokasi rumah berada di dalam gang sempit.

Api pertama kali diketahui membakar bagian atap dan lantai dua rumah kontrakan yang ditempati Ibu Niken bersama anaknya. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat ke rumah di sebelahnya milik Bu Ami.

Salah seorang saksi mata, Handoko, mengatakan warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan sambil menghubungi petugas.

“Api semakin membesar lalu merambat ke bagian lantai dua rumah Bu Ami yang berada di sebelahnya. Karena api semakin membesar, warga langsung melapor ke polisi dan Pemadam Kebakaran Kota Malang,” ujarnya.

Menerima laporan sekitar pukul 19.05 WIB, Pemadam Kebakaran Kota Malang langsung menerjunkan empat unit armada dan 14 personel ke lokasi kejadian.

Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan pemadaman dengan naik ke lantai dua bangunan yang terbakar. Upaya pemadaman dilakukan sekaligus untuk mencegah api merambat ke bangunan lain yang berada di kawasan permukiman padat penduduk tersebut.

Salah satu petugas Damkar Kota Malang, Diah Ulhaq, mengatakan proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit hingga api berhasil dikendalikan.

“Setelah itu kami lanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada titik api tersembunyi atau hidden fire,” katanya.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Saat kebakaran terjadi, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri dan keluar dari bangunan sebelum api membesar.

Diah menjelaskan, area yang terdampak kebakaran meliputi bagian lantai dua dan atap dari dua rumah yang berdekatan tersebut.

“Dari dua rumah tersebut, yang terbakar area lantai dua dan bagian atap. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini,” terangnya.

Sementara itu, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Namun demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

“Diduga penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Namun untuk lebih pastinya, menunggu penyelidikan dari pihak kepolisian,” pungkasnya.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan dan asesmen untuk menghitung total kerugian materi akibat kebakaran tersebut. (bob)

Exit mobile version