Pasuruan, blok-a.com – Bus rombongan ziarah Wali Limo asal Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang menabrak bak belakang truk wing boks di Tol Pandaan-Malang, Senin (3/6/2024) dini hari.
Dalam peristiwa ini 1 orang yang diketahui sebagai kondektur bus Jaya Abadi nopol N 7 313 UK tewas di lokasi. Sedangkan 22 penumpang yang tak lain para rombongan zaiarah Wali Limo termasuk pengemudi bus mengalami luka-luka.
“Peristiwa kecelakaan ini diketahui sekitar pukul 02.00, Senin (3/6/2024) dini hari di Tol Pandaan Malang Km 56800 masuk wilayah Kabupaten Pasuruan,” kata Ipda Ahmad Kunaifi Kanit Penegsk Hukum (Gakkum) Lakalantas Polres Pasuruan kepada awak media, Senin (3/6/2024).
Diungkapkan Kunaifi, peristiwa berawal saat bus yang mengangkut rombongan bus ziarah Wali Limo asal Malang, usai melakukan ziarah ke makam wali lima.
“Bawa rombongan dari malang ini mau pulang balik dari ziarah Wali limo,” imbuhnya.
Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan terjadi ketika bus Jaya Abadi nopol N 7 313 UK yang dikemudikan Afif Baihaqi (28) yang berjalan di lajur kiri menabrak truk wing box muatan minyak dengan nopol B 9055 KEN yang juga berjalan di lajur yang sama.
“Bus ini baru saja keluar dari rest area, mungkin karena kelelahan atau micro sleep, sopir kehilangan konsentrasi dan menabrak truk wing box di depannya,” jelas Khunaifi.
Lanjut, Truk wing box terdorong masuk ke parit sebelah kiri, sementara bus mengalami kerusakan parah di bagian depan sebelah kiri (tempat kondektur duduk) dan berhenti di lajur kanan.
“Akibat kejadian ini 1 orang kernet bus tewas dilokasi dan sudah dievakuasi kekamar jenasah RSUD Bangil untuk dimitakan visum,” jelas Kunaifi.
Lanjut, untuk sopir bus dan 22 orang penumpang yang mengalami luka kini dirawat di beberapa rumah sakit, yakni RS Sahabat Pasuruan, RSUD Dr. Saiful Anwar, RS Lawang Medika, dan RSUD Lawang.
“Dari RS Sahabat dirawat empat orang, Saiful Anwar empat orang, Lawang Medika 11 orang, dan RSUD Lawang tiga orang. Bagi keluarga korban yang mencari informasi bisa menghubungi pihak kepolisian untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” imbuhnya .
Kunaifi menjelaskan, kasus kecelakaan ini akan terus diproses oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut
“Masih proses penyelidikan dan penyebab kecelakaan ini diduga pengemudi bus mengantuk . Dan untuk identitas para korban, kami masih melakukan pendataan,” pungkasnya.




