Kesaksian Tetangga Kakek Korban Pembunuhan di Pakis Malang: Pelaku Pakai Hoodie Abu-Abu

Kondisi rumah yang dirampok di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, Jumat (22/3/2024) (blok-a/Agus)
Kondisi rumah yang dirampok di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, Jumat (22/3/2024) (blok-a/Agus)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Polisi masih melakukan penyelidikan kasus pembunuhan seorang kakek bernama Sri Agus Iswanto (58), warga Jalan Anggodo (Wendit Timur) No 22 RT 3 RW 5 Dusun Krajan, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, yang terjadi pada Jumat (22/3/2024) malam.

Korban lainnya yakni pendeta Gereja Pantekosta Indonesia bernama Ester Sri Purwaningsih (69) mengalami luka parah di bagian wajah.

Tetangga korban yang menjadi saksi mata, Ignatius Febri Putra Bintara (24), mengatakan sekitar pukul 19.13 WIB dirinya melihat 2 orang mencurigakan.

Terduga pelaku yang bukan merupakan warga sekitar berboncengan dengan menggunakan kendaraan Mio. Melintas dari arah timur ke barat di lokasi kejadian.

Menurutnya, saat itu terduga pelaku mengenakan Hoodie warna abu-abu.

“Kalau yang dibonceng motor Mio mengenakan Hoodie (jaket) warna abu-abu dengan kepala ditutup topi Hoodie dan sempat bertatapan dengan saya, lalu mengalihkan pandangan,” ujar Bintara.

Seorang saksi lainnya, Ari Siswanto (31), mengatakan bahwa kejadian diketahui sekitar pukul 19.00.

Saat itu, Purwaningsi berteriak minta tolong. Kondisi kampung sepi karena banyak warga yang sedang melaksanakan tarawih.

Dia diduga berteriak setelah pelaku nekat masuk ke dalam rumah, dengan membawa sebilah pisau.

“Teriakan didengar oleh Azizah, tetangga. Dia berlari minta bantuan karena ada rampok di rumah bu Pur,” ujarnya.

Saat didatangi ke rumah tersebut, rampok sudah kabur dengan naik sepeda motor.

“Kondisi Bu Pur ini luka-luka. Dibentur-benturkan ke tembok. Sementara Pak Agus ini meninggal, karena ditusuk di leher. Penglihatannya sudah tidak bagus,” tambah dia.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat mengatakan bahwa pihaknya masih mengusut perkara ini. Kedua korban sudah dievakuasi ke rumah sakit.

“Ada dua korban, satu korban ditemukan dengan luka tusuk di leher belakang dan ditemukan di ruang kamar belakang rumahnya. Sedangkan satu korban lagi luka-luka di bagian wajah. Saat ini sudah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang,” ungkapnya.

Gandha mengatakan setelah olah TKP, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan juga sudah mengamankan beberapa barang bukti yang ditemukan di rumah korban.

“Masih kami dalami terkait dengan motif peristiwa tersebut. Kami intensifkan pemeriksaan, baru selesai juga olah TKP. Mohon doanya agar bisa terungkap,” pungkasnya.(ags/lio)

Exit mobile version