Kabupaten Malang, blok-a.com – Seorang pemancing ditemukan tewas tenggelam di bendungan Lahor Desa Karangkates Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang, Senin (18/12/2023).
Kapolsek Sumberpucung AKP Lukman Hudin saat dikonfirmasi blok-a.com mengatakan untuk identitas korban diketahui berinisial DI(14) warga Desa Sumberagung RT 02 RW 01, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
“Jenazah korban ditemukan oleh tim SAR sekitar pukul 17.45 Wib , Senin (18/12/2023) menjelang magrib,” ujar AKP Lukman.
Terkait kronologi, Lukman mengatakan sekitar pukul 14.45, korban bersama dua rekannya yakni MAH (14) dan Andriano (21) yang juga warga Desa Sumberagung, Selorejo, Blitar pergi memancing ke Bendungan Lahor yang masuk wilayah desa Karangkates Kecamatan Sumberpucung.
“Sesampainya di TKP temannya atas nama Andriano dan korban menuju spot yang berbeda, dan memulai memancing,” ucap Kapolsek Sumberpucung AKP Lukman kepada blok-a.com , Senin (18/12/2023) malam.
Saat asyik memancing, korban tiba-tiba diduga terbawa oleh ikan yang dipancingnya. Korban terseret hingga tercebur ke Bendungan Lahor itu.
Sebenarnya, korban sempat berusaha agar tidak tercebur. Korban sempat memegang tangan temannya yakni Andriano yang langsung ke lokasi korban.
Korban berusaha untuk bertahan dan ditolong oleh Andriano. Korban memegang tangan Andriano.
Namun pegangan korban terlepas hingga tercebur ke air Bendungan Lahor.
Korban dinyatakan hilang sejak pukul 17.00 WIB.
“Korban berusaha mempertahankan namun tetap tidak kuat, dan berusaha berpegangan dengan saksi. Namun terlepas dan tenggelam karena korban berusaha berenang, namun tidak bisa,” kata AKP Lukman Hudin.
Andriano melihat temannya yang tenggelam di Bendungan Lahor Kabupaten Malang itu pun berteriak. Teriakan ini membuat MAH teman korban satunya ke lokasi.
MAH pun berusaha untuk mencari keberadaan korban dengan menceburkan diri ke Bendungan Lahor.
“Temannya berusaha mencari ikut terjun ke air. Namun tidak bisa membantunya,” jelasnya.
Keduanya lantas melaporkan peristiwa itu ke perangkat lingkungan setempat hingga diteruskan ke aparat terkait. Petugas dari Pembangkit Jawa Bali (PJB) Karangkates pun langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi korban dilaporkan tercebur dan tenggelam di Bendungan Lahor.
“Tadi kami BPBD mau ke TKP, dikabari rekan-rekan sudah ketemu dengan cara penyelaman dari tim PJB Karangkates,” bebernya.
Pihak keluarga korban yang ikut dalam proses pencarian hingga jenasah korban ditemukan menolak untuk dilakukan visum dan membuat pernyataan bermaterai .
“Atas permintaan keluarga yang menolak untuk dilakukan visum. Dan keluarga sudah ikhlas karena ini musibah .Dan untuk jenazah korban langsung dibawa kerumah duka untuk segera dimakamkan,” tandasnya. (mg1/bob)




