Mojokerto, blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo), tepatnya di KM 707+400 jalur A arah Surabaya, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 06.50 WIB. Sebuah truk tangki bermuatan solar terperosok ke sungai setelah diduga pengemudinya mengantuk saat berkendara.
Kendaraan yang terlibat merupakan truk tangki bernopol L-8273-NH yang dikemudikan Surono (36), warga Ngampel, Boyolali. Saat kejadian, truk melaju dari arah Boyolali menuju Surabaya melalui lajur lambat.
Berdasarkan informasi di lapangan, setibanya di KM 707+400 jalur A, kendaraan tiba-tiba oleng ke kanan. Truk kemudian terperosok ke median tengah dan menabrak beton barrier pembatas jalan tol. Benturan tersebut membuat kendaraan kehilangan kendali hingga akhirnya jatuh ke sungai di sisi jalan tol.
“Diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan, masuk median dan menabrak beton barrier lalu terjun ke sungai. Posisi akhir kendaraan berada di dasar sungai,” ujar Panit PJR 3 Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2026).
Akibat kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka berat berupa patah tulang paha kanan, indikasi dislokasi bahu kiri, serta luka sobek sepanjang sekitar 7 sentimeter di kaki kiri. Korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis.
“Korban mengalami luka berat dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan. Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka ringan dalam peristiwa ini,” tambah Ipda Ridho.
Data kepolisian mencatat, tidak ada kerusakan pada fasilitas jalan tol. Namun, kerugian material akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Saat insiden terjadi, arus lalu lintas terpantau lancar dan kondisi cuaca dalam keadaan cerah. Petugas dari PJR 3 yang terdiri dari Aiptu Deddy dan Bripka Feri segera mendatangi lokasi bersama pihak pengelola Tol Jomo untuk melakukan penanganan.
Sejumlah langkah cepat dilakukan di lokasi kejadian, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), pendokumentasian, hingga meminta keterangan saksi. Koordinasi juga dilakukan dengan Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto Kota untuk proses penanganan lebih lanjut.
“Barang bukti kendaraan telah dievakuasi dan dibawa ke kantor Unit Laka Polres Mojokerto Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Ipda Ridho.
Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang jarak jauh, agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara dan segera beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk guna menghindari kecelakaan serupa.(sya/bob)




