20 Personel Polisi Disiapkan Jadi Walpri di Pilkada Kabupaten Malang

Paslon Pilbup Malang bersama KPU dan Bawaslu Kabupaten Malang saat melaksanakan pelepasan merpati simbolis Pemilu damai (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Paslon Pilbup Malang bersama KPU dan Bawaslu Kabupaten Malang saat melaksanakan pelepasan merpati simbolis Pemilu damai (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Sebanyak 20 personel Polres Malang ditugaskan untuk melakukan pengawal pribadi (Walpri) dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Masing-masing pasangan calon akan mendapatkan empat personel pengawal yang melekat hingga hari pemungutan suara.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto menerangkan, sebanyak 16 personel disiapkan untuk melakukan pengawalan pada dua paslon yang maju Pilbup Malang 2024.

Selain Walpri, masing-masing paslon juga mendapat dua personel Patroli dan Pengawal (Patwal).

“Jumlah keseluruhan 20 personel, rinciannya satu paslon empat personel. Jadi dua paslon totalnya delapan personel serta patwal,” kata Dadang saat dikonfirmasi, Jumat (27/9/2024).

Tak hanya paslon, petugas penyelenggara pemilu seperti Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang juga disiapkan pengawal pribadi.

“Untuk empat personel lainnya untuk Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, masing-masing dua personel,” tambahnya

Terpisah, Kabaglog Polres Malang, Kompol Syamsul Hidayat menjelaskan, bahwa tugas utama Walpri adalah menjamin keamanan penyelenggara pemilu dan para Paslon selama tahapan Pilkada.

Mereka akan bertugas sejak penetapan pasangan calon pada 22-24 September 2024, dan akan berlanjut saat masa kampanye mulai 25 September hingga 23 November 2024.

“Seluruh anggota yang bertugas pengamanan dan pengawalan pribadi agar menjaga netralitas dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024, integritas dan marwah kesatuan polres malang,” katanya.

Personel Walpri ini memiliki peran strategis dalam memastikan keamanan selama proses Pilkada, terutama saat kampanye dan kegiatan publik lainnya. Selain fisik, kecermatan dan kewaspadaan yang tinggi menjadi modal penting bagi para personel ini.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini memberikan hasil yang terbaik demi memudahkan kita melaksanakan tugas menjaga keamanan, ketertiban kabupaten malang selama pelaksanaan pilkada serentak 2024,” tutupnya. (ptu/bob)

Exit mobile version