Burung Cucak Hijau Jadi Maskot Pilkada Kabupaten Malang 2024, Berikut Maknanya!

Peluncurkan jingle dan maskot Pilkada Kabupaten Malang 2024 (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Peluncurkan jingle dan maskot Pilkada Kabupaten Malang 2024 (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Kabupaten Malang tahun 2024 resmi dilaunching, pada Minggu (30/6/2024) malam.

Dalam acara itu, KPU Kabupaten Malang juga memperkenalkan maskot dan jingle baru.

Burung Cucak Hijau terpilih menjadi maskot resmi Pilkada 2024 Kabupaten Malang. Peluncuran tersebut berlangsung di Stadion Kahuripan, Turen, Kabupaten Malang.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika menerangkan, kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat luas bahwa tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Malang dimulai.

“Kegiatannya hiburan dan ada peluncuran maskot dan jingel, kemudian ada performance dari artis. Kita mengundang Lala Widy bersama Difarina Indra,” ujar Mahardika saat ditemui awakmedia usai peluncuran, Minggu (30/6/2024).

Turut hadir sejumlah undangan, seperti Bupati Malang, H. M Sanusi, Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, perwakilan DPRD, petugas pantarlih, PPS dan PPK se-Kabupaten Malang serta lain sebagainya.

Lebih lanjut, Dika sapaan akrabnya juga menerangkan terkait pemilihan jingle dan maskot Pilkada Kabupaten Malang 2024.

“Jingelnya judulnya malang memilih. Karya Galih Zakaria, pemuda di Kabupaten Malang. Sementara itu, naman maskotnya adalah Cak Malih,” terang Dika.

Cak Malih sendiri merupakan, dasar dari Burung Cucak Hijau yang memiliki akronim dari ‘Cak’ atau ‘Cacak’ yang diartikan sebagai panggilan kakak laki-laki di Kabupaten Malang.

Sementara Malih, merupakan sambungan dari kata ‘Malang Memilih’ yang juga merupakan Jingle Pilkada Kabupaten Malang 2024.

“Artinya burung Cucak hijau adalah binatang atau fauna endemik Kabupaten Malang yang telah diresmikan dalam SK bupati tahun 86 sebagai fauna yang dilindungi,” bebernya.

“Kemudian itu juga menjadi identitas dan maskot di Kabupaten Malang. Itu ada dasar hukumnya. Sehingga itu yang menjadi dasar kita memilih basicnya adalah burung Cucak Hujau,” sambungnya.

Dika menyebut, dengan adanya acara yang diselenggarakan ini juga dimaknai sebagai sosialisasi guna meningkatkan partisipasi memilih pada Pilkada 2024 mendatang.

Ia pun optimisi, partisipasi memilih di Kabupaten Malang akan terus mengingkat. Hal tersebut berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, bahkan saat pademi Covid-19 melanda partisipasi memilih masih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Partisipasi pemilih saat pilkada 2020 itu 60,32 persen. Sudah ada peningkatan dibanding 2015 sekitar 58, sekian persen. Target kami nanti di pilkada 2024 seharusnya bisa lebih tinggi lagi,” pungkasnya. (ptu/bob)

Exit mobile version