Blitar, blok-a.com – Mendekati penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar oleh Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kabupaten Blitar, suhu politik semakin memanas.
Hingga belakangan beredar rumor, bahwa bakal calon Wakil Bupati Blitar, Beky Herdiansyah ber-Kartu Tanda Anggota (KTA) ganda, yakni KTA Partai Gerindra dan KTA Partai Amanat Nasional (PAN).
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Tomi Gandhi Sasongko mengatakan, jika Beky Herdiansyah masih ber-KTA Partai Gerindra.
“Yang saya tahu hingga saat ini, Pak Beky ber-KTA partai Gerindra dan masih kader Gerindra. KTA Pak Beky yang mengeluarkan DPP,” kata Tomi Gandhi Sasongko, Sabtu (14/09/2024).
Tomi Gandhi menambahkan, terkait rumor Beky Herdiansyah ber-KTA ganda, hal tersebut dinilai suatu hal biasa dalam dinamika perpolitikan.
“Untuk jelasnya dan menghindari presepsi di masyarakat, bahwa pak Beky ber-KTA ganda tanyakan saja yang bersangkutan,” imbuhnya.
Namun, menurutnya, jika tetap belum yakin, bila perlu calon Wakil Bupati Blitar yang diusung PDI Perjuangan, PAN, dan Partai NasDem tersebut, diminta memilih manjadi kader Pratai Gerindra atau PAN.
“Sebagai pengusaha tentunya Pak Beky sangat paham. Semua akan tuntas nanti, tidak ribut terus masalah kader atau keanggotaan Pak Beky kader apa? Politik itu pilihan,” tandas Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, yang juga dikenal sebagai pengusaha muda sukses dari Blitar.
Sedangkan rumor terkait Partai Gerindra Kabupaten Blitar pecah, hal tersebut ditepis Tomi Gandhi yang akrap disapa TG.
Ia menegaskan, tidak benar Partai Gerindra pecah, justru hingga kini masih tetap solid.
“Partai Gerindra itu partai besar, partai penguasa, tidak mungkin pecah. Kalaupun ada beberapa kader yang tidak ikuti DPC soal rekomendasi partai, itu hanya soal sudut pandang saja dan biasa di organisasi. Sedangkan yang saya tahu, itu pribadi tidak membawa logo partai, karena semua tahu logo partai Gerindra berada di mana. Kader Partai Gerindra tetap solid,” pungkasnya. (jar/lio)




