Ikrar Pilkada Kota Malang Damai: Wahyu-Ali dan Anton-Dimyati Hadir, HC-Ganis Absen

Dua Paslon Ikrarkan Deklarasi Damai Pilkada Kota Malang Yang di Gelar Bawaslu Kota Malang Minggu, 29 September 2024 Kota Malang: Dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang sepakat melaksanakan kampanye damai. Hal itu disampaikan keduanya dalam Deklarasi damai yang digelar Bawaslu Kota Malang. Acara Deklarasi Damai Pilkada 2024 , dilaksanakan pada Minggu, 29 September 2024, mulai jam 06.00 sampai 10.00 WIB, bertempat di Simpang Balapan Ijen Boulevard. Selain hiburan musik dangdut, juga ada bazaar UMKM dan senam sehat. Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah Abah Anton- Dimyati (ABADI) bersama Wahyu Hidayat - Ali Mutohirin (WALI) mengikuti Deklarasi Damai Pilkada 2024 Paslon ABADI berkomitmen untuk mengikuti Pilkada 2024 dengan damai. Hal itu mereka sampaikan dalam acara. Di acara ini, Calon Walikota Malang Abah Anton hadir bersama Calon Wakilnya, Dimyati Ayatullah. Abah Anton mengatakan, pihaknya akan menjalankan deklarasi yang ada sesuai hati nurani. Dan ia juga mengajak paslon lainnya untuk saling adu gagasan dan pikiran terkait visi misi. “Dengan deklarasi ini, hati dan pikiran hanya tertuju kepada masyarakat. Dan tentu kami berharap, mari saatnya adu gagasan dan pikiran demi terwujudnya makmurnya kesejahteraan rakyat Kota Malang,” ujar Abah Anton. Sementara itu Paslon WAli berkomitmen untuk mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang damai dan juga mengajak masyarakat untuk tidak golput dan bisa menyalurkan hak suaranya. "Saya ajak masyarakat untuk tidak golput, karena ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan perhatian bagaimana Kota Malang ke depan," ujar Wahyu. "Kalau mereka (masyarakat) golput, mereka tidak akan memberikan suara yang baik untuk Kota Malang," sambungnya. Ketua Bawaslu  Kota Malang, M. Arifudin menyampaikan, deklarasi damai merupakan wujud komitmen seluruh peserta Pilkada Kota Malang tahun ini untuk menjaga kondusifitas Pilkada Kota Malang. Tidak hanya itu, ia juga berpesan kepada seluruh paslon beserta tim untuk menaati seluruh aturan kampanye yang ada dari awal hingga selesai.  "Dan melakukan segala kegiatan di masa kampanye dengan kondusif," ucap Arif. Dalam Deklarasi Kampanye Damai ini juga dilakukan ikrar oleh Ketiga Paslon dan  mendatangani kesepakatan untuk  kampanye damai bersama jajaran KPU, Bawaslu, partai partai politik peserta Pemilu dan jajaran Forkopimda Kota Malang.  "Jadikan momen untuk mensejahterakan masyarakat Kota Malang. Ada 3 hal yang kami harapkan. Pertama penyelenggaranya baik, pesertanya baik dan pemilihnya juga baik. Ini kami yakini akan menghasilkan pemimpin yang baik juga," jelas Arif. Kami Penyelenggara dan Peserta Pilkada Menyatakan : 1.Menolak segala bentuk kecurangan di dalam Pilkada 2024 di Kota Malang. 2.Menjaga keutuhan NKRI dengan tidak melakukan Politisasi Sara. 3.Tidak melakukan politik uang dalam bentuk dan alasan apapun. 4.Tidak mengikut sertakan pihak pihak yang ikut kampanye. 5.Tidak mengunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan untuk kampanye 6.Tidak akan melakukan kampanye hitam dengan menghasut dan mengadu domba masyarakat 7.Melaksanakan kampanye sesuai peraturan perundang - undangan yang berlaku. 8.Mendukung penyelenggara Pilkada KPU dan Bawaslu serta TNI, Polri menjalankan tugasnya secara idependen dan adil.
Dua Paslon Ikrarkan Deklarasi Damai Pilkada Kota Malang Yang di Gelar Bawaslu Kota Malang

Kota Malang, blok-a.com – Dua Paslon di Pilkada Kota Malang sepakat melaksanakan kampanye damai. Hal itu disampaikan keduanya dalam Deklarasi damai yang digelar Bawaslu Kota Malang.

Acara Deklarasi Damai Pilkada 2024 dilaksanakan pada Minggu (29/4/2024) mulai jam 06.00 sampai 10.00 WIB, bertempat di Simpang Balapan Ijen Boulevard. Selain hiburan musik dangdut, juga ada bazaar UMKM dan senam sehat di deklrasi itu.

Paslon Anton- Dimyati (ABADI) bersama Wahyu Hidayat – Ali Mutohirin (WALI) mengikuti Deklarasi Damai Pilkada 2024. Sementara Paslon Heri Cahyono atau Sam HC – Ganis Rumpoko absen dalam acara itu.

Paslon ABADI berkomitmen untuk mengikuti Pilkada Kota Mapang 2024 dengan damai. Hal itu mereka sampaikan dalam acara. Di acara ini, Calon Walikota Malang Abah Anton hadir bersama Calon Wakilnya, Dimyati Ayatullah.

Abah Anton mengatakan, pihaknya akan menjalankan deklarasi yang ada sesuai hati nurani. Dan ia juga mengajak paslon lainnya untuk saling adu gagasan dan pikiran terkait visi misi.

“Dengan deklarasi ini, hati dan pikiran hanya tertuju kepada masyarakat. Dan tentu kami berharap, mari saatnya adu gagasan dan pikiran demi terwujudnya makmurnya kesejahteraan rakyat Kota Malang,” ujar Abah Anton.

Sementara itu Paslon WAlI berkomitmen untuk mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang damai dan juga mengajak masyarakat untuk tidak golput dan bisa menyalurkan hak suaranya.

“Saya ajak masyarakat untuk tidak golput, karena ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan perhatian bagaimana Kota Malang ke depan,” ujar Wahyu.

“Kalau mereka (masyarakat) golput, mereka tidak akan memberikan suara yang baik untuk Kota Malang,” sambungnya.

Ketua Bawaslu  Kota Malang,
M. Arifudin menyampaikan, deklarasi damai merupakan wujud komitmen seluruh peserta Pilkada Kota Malang tahun ini untuk menjaga kondusifitas Pilkada Kota Malang.

Tidak hanya itu, ia juga berpesan kepada seluruh paslon beserta tim untuk menaati seluruh aturan kampanye yang ada dari awal hingga selesai. 

“Dan melakukan segala kegiatan di masa kampanye dengan kondusif,” ucap Arif.

Dalam Deklarasi Kampanye Damai ini juga dilakukan ikrar oleh Ketiga Paslon dan  mendatangani kesepakatan untuk  kampanye damai bersama jajaran KPU, Bawaslu, partai partai politik peserta Pemilu dan jajaran Forkopimda Kota Malang. 

“Jadikan momen untuk mensejahterakan masyarakat Kota Malang. Ada 3 hal yang kami harapkan. Pertama penyelenggaranya baik, pesertanya baik dan pemilihnya juga baik. Ini kami yakini akan menghasilkan pemimpin yang baik juga,” jelas Arif. (ags/bob)

Exit mobile version