Blitar, blok-a.com – Suhu politik di Kabupaten dan Kota Blitar kian memanas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Belakang beredar kabar DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah memberikan rekomendasi kepada pasangan Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro sebagai pasangan calon Wali Kota dan wakil Wali Kota Blitar pada Pilkada serentak 2024 mendatang.
Menyusul pasangan Rijanto dengan Beky Hendriansyah atau Kaji Beky tinggal selangkah lagi, bakal mendapatkan rekomendasi untuk maju sebagai calon Bupati dan calon Wakil Bupati Blitar 2024.
Di mana rekom tersebut dari PDIP dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Dalam pemilihan Bupati Blitar 2024 mendatang, PDI Perjuangan dan PAN pun telah sepakat untuk berkoalisi. Bahkan kedua partai politik tersebut juga sepakat mengusung dua kader terbaiknya yakni Rijanto dan Beky Hendriansyah atau lebih dikenal dengan sebutan Kaji Beky.
Sementara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah memberikan rekomendasi kepada calon petahana Rini Syarifah untuk maju kembali sebagai calon Bupati Blitar.
Kemungkinan dalam Pilbup Blitar 2024 mendatang, PKB akan berkoalisi dengan Partai NasDem dan Demokrat, juga Partai Golkar.
Dengan beredarnya kabar tersebut, Pilbup Blitar 2024 mendatang, akan mengulang kembali pertarungan Rini Syarifah dengan Rijanto, seperti tahun 2020 lalu.
Melihat peta politik tersebut, Partai Gerindra yang mempunyai 7 kursi di DPRD Kabupaten Blitar, hingga saat ini belum mengambil sikap. Akankah Gerindra berlabuh ke Partai PDI Perjuangan, atau bergabung dengan PKB.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Tomi Gandhi Sasongko mengatakan, jika Partai Gerindra Kabupaten Blitar belum mengambil keputusan akan berlabuh ke mana.
“Kita tunggu instruksi DPP Partai Gerindra. Namun yang pasti, Gerindra adalah partai penguasa. Ibarat gadis sexy yang didambakan para lelaki,” kata Tomi Gandhi.
Lebih lanjut pengusaha muda yang akrab disapa TG ini menandaskan, sebagai kader Partai Gerindra, tentunya akan tegak lurus mengikuti instruksi DPP Partai Gerindra dan juga Ketua umum Prabowo Subianto.
“Tentunya, apa yang akan di instruksikan DPP dan pak Prabowo, pastinya kita manut. Hukumnya wajib untuk menjalankannya,” tandasnya.
Tomi Gandhi optimis, apapun partai politik di Kabupaten Blitar, jika berkoalisi dengan Partai Gerindra Kabupaten Blitar, dipastikan akan memperoleh kemenangan.
“Partai Gerindra sudah berpengalaman di Pilpres 2024 kemarin. Tentunya kita tidak akan gentar melawan suapapun. Siapapun yang berkoalisi dengan Gerindra insyaallah akan memperoleh kemenangan,” pungkas TG. (jar/lio)




