Malang, blok-a.com – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional melalui prestasi mahasiswa. Dika Alif Dhentaka, mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) UIBU, sukses meraih medali perak pada ajang ASEAN Series President Cup 1 2026 yang berlangsung di Malaysia, 7–10 Januari 2026.
Dika turun pada kategori Men Elite – Keirin dan berhasil finis di posisi kedua dari total 16 peserta. Para peserta berasal dari empat negara, yakni Hongkong, Malaysia, Korea, dan Indonesia. Persaingan ketat antar atlet membuat raihan medali perak ini menjadi pencapaian yang membanggakan, sekaligus menegaskan kualitas atlet mahasiswa UIBU di level internasional.
Kejuaraan ASEAN Series President Cup 1 2026 sendiri merupakan salah satu ajang balap sepeda bergengsi di kawasan Asia Tenggara yang diikuti atlet-atlet elite. Ajang ini menjadi tolok ukur pembinaan atlet sekaligus wadah unjuk kemampuan di tingkat regional hingga internasional.
Rektor Universitas Insan Budi Utomo, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si, mengapresiasi capaian yang diraih mahasiswanya tersebut. Menurutnya, prestasi ini tidak hanya membawa nama baik kampus, tetapi juga mencerminkan komitmen UIBU dalam menghadirkan pendidikan yang berdampak nyata.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa UIBU tidak hanya berfokus pada capaian akademik di ruang kelas, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk berkiprah, berprestasi, dan memberi dampak melalui kemampuan yang dimiliki. Inilah wujud nyata komitmen UIBU sebagai kampus berdampak,” ujar Dr. Nurcholis.
Lebih lanjut, capaian Dika Alif Dhentaka juga memperkuat peran Program Studi PJKR UIBU dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi berbasis pendidikan. Kampus secara konsisten memberikan ruang dan dukungan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Melalui prestasi di tingkat internasional ini, UIBU berharap dapat terus melahirkan mahasiswa berdaya saing global, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (bob)








