Malang, Blok a.com – Entah Anda baru merantau ke Malang untuk kuliah, bekerja, atau sekadar liburan singkat, ada kalanya anda butuh waktu untuk berhenti sejenak dari rutinitas. Apalagi padatnya tugas kuliah, pekerjaan yang menumpuk, atau aktivitas sehari-hari tentu bisa membuat pikiran terasa penuh.
Selama ini, Kampung Kayutangan Heritage memang menjadi salah satu destinasi yang sering direkomendasikan. Namun, Kota Malang masih punya banyak spot healing di tengah kota yang tak kalah adem, nyaman, dan ramah di kantong.
Tak perlu jauh-jauh ke luar kota untuk sekadar mencari suasana baru. Di sela-sela kesibukan, Anda masih bisa menemukan spot healing di Kota Malang yang asri dan sejuk. Mulai dari taman rindang hingga tempat nongkrong bernuansa alam. Buat Anda yang ingin melepas lelah, ini dia lima rekomendasi tempat refreshing di Kota Malang selain Kayutangan untuk bersantai ria.
1. Alun-Alun Tugu Kota Malang
Jika anda mencari tempat gratis yang tetap estetis dan tenang, Alun-Alun Tugu di Jalan Tugu, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen, adalah jawabannya. Taman berbentuk lingkaran ini berdiri tepat di depan Balai Kota Malang, dengan monumen tugu bersejarah di tengah kolam berisi bunga teratai, dikelilingi pepohonan rindang dan arsitektur kolonial yang membuat suasananya terasa asri. Tempat ini buka 24 jam setiap hari tanpa biaya masuk sepeser pun.
Karena lokasinya berada di seberang Stasiun Malang Kota Baru, alun-alun ini cocok jadi persinggahan pertama, baik untuk pelajar baru, pekerja baru pindah tugas, maupun wisatawan yang ingin melepas penat sebelum melanjutkan perjalanan ke kos, kantor, atau hotel. Untuk itu, datanglah pagi hari saat suasana masih sepi, atau malam hari ketika lampu-lampu taman menyala dan suasananya terasa lebih syahdu.
2. Taman Trunojoyo
Berada di pusat Kota Malang, Taman Trunojoyo menjadi salah satu pilihan menarik untuk menikmati ruang hijau di tengah padatnya aktivitas kota. Rindangnya pepohonan trembesi dan mahoni membuat taman seluas hampir 6.000 meter persegi ini terasa teduh dan nyaman, lengkap dengan jalur jogging, bangku taman, serta taman baca. Suasananya cocok untuk sekedar duduk santai, membaca buku, ngobrol bersama teman, atau menikmati udara segar tanpa harus pergi jauh dari pusat kota.
Dengan suasana yang asri dan akses yang mudah, Taman Trunojoyo bisa menjadi tempat sederhana untuk melepas penat di sela kesibukan. Taman ini juga buka 24 jam dan tidak dikenakan biaya masuk, sehingga cocok dikunjungi kapan saja, baik untuk pelajar, pekerja, maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana hijau di tengah Kota Malang.
3. Eco Park Citra Garden
Rindu suasana pegunungan tanpa harus jauh-jauh ke Batu? Eco Park Citra Garden di Jl. Citra Garden Avenue, Buring, Kecamatan Kedungkandang, bisa menjadi pilihan spot healing di Kota Malang. Berada di kawasan Puncak Buring yang lebih sejuk, tempat ini menghadirkan taman terbuka hijau dengan gerbang unik berbentuk kastil ala Eropa, kolam renang, serta pemandangan Kota Malang dari ketinggian. Suasananya cocok untuk melepas penat, berburu foto, atau sekadar menikmati udara segar sambil berolahraga ringan.
Untuk masuk, pengunjung dikenakan tiket sekitar Rp30.000 per orang. Namun, karena harga tiket dan jam operasional cukup sering diperbarui oleh pengelola, ada baiknya anda perlu melakukan konfirmasi terlebih dahulu melalui akun Instagram resmi @ecoclub.citragardenmalang sebelum berangkat.
4. D’Gunung Angkringan
Berada di ketinggian sekitar 500 mdpl di Perum Bulan Terang Utama Blok UJ No. 33, Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, D’Gunung Angkringan menyuguhkan panorama gemerlap Kota Malang yang dikelilingi barisan gunung, paling indah dinikmati saat menjelang malam. Selain itu, kafe ini juga mengusung konsep angkringan khas Yogyakarta yang dikemas lebih modern, lengkap dengan area indoor berdinding kaca dan live music di akhir pekan. Buka setiap hari, dengan jam operasional pukul 09.00–21.00 WIB pada Senin–Kamis dan pukul 08.00–21.00 WIB pada Jumat–Sabtu.
Soal menu, harganya sangat bersahabat, mulai Rp3.000 hingga Rp25.000 per porsi. Tersedia aneka nasi goreng seharga Rp15.000–Rp23.000, olahan mie mulai Rp7.500–Rp22.500, gorengan dan camilan tradisional Rp3.000–Rp25.000, hingga wedang rempah hangat yang pas menemani udara dingin di sana. Fasilitasnya pun lengkap, mulai dari area parkir yang luas, mushola, toilet, hingga tempat bermain anak, sehingga cocok untuk nongkrong bareng teman, rekan kerja, maupun keluarga yang sedang liburan.
5. Kafe Pipir Lepen
Salah satu permata tersembunyi paling dicari di Kota Malang ini terletak di Jl. Brawijaya, kawasan Pasar Bunga Splendid, Kecamatan Klojen, tersembunyi tepat di bantaran Sungai Brantas. Nama “Pipir Lepen”, berasal dari bahasa Jawa yang berarti “pinggir sungai”.
Jalan masuknya cukup unik, sebab harus melewati lorong kecil menyerupai gua sebelum akhirnya tiba di area kafe yang rimbun dengan pepohonan, kolam ikan hias, dan gazebo. Suasana ini juga diiringi suara gemericik air sungai yang menenangkan dan membuat nuansa alamnya lebih terasa. Kondisi ini cocok menjadi spot healing untuk melepas penat tanpa harus pergi jauh dari pusat kota.
Kafe ini buka setiap hari, meskipun jam operasionalnya bisa sedikit berbeda pada momen tertentu, jadi ada baiknya cek info terbaru di akun media sosial resminya sebelum berkunjung.
Meski suasananya terasa premium, harga menunya tetap ramah di kantong. Minuman seperti kopi, teh, hingga wedang telang dan rosella dibanderol mulai Rp10.000, sementara menu makanan seperti Nasi Goreng Paci-Paci dan Mie Kaldu Maya, atau camilan seperti cireng dan tahu bakso, dibanderol mulai Rp12.000–Rp20.000. Dengan budget sekitar Rp50.000, Anda sudah bisa menikmati makan, minum, dan camilan sekaligus, dan lokasinya hanya beberapa menit dari Alun-Alun Tugu sehingga mudah dijadikan satu rute dengan destinasi lain di daftar ini.
Jadi, spot healing di Kota Malang tidak selalu harus pergi jauh atau mengeluarkan biaya yang besar. Lima tempat di atas bisa menjadi pilihan untuk sekedar menenangkan pikiran, menikmati suasana alam, atau menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat tanpa harus keluar dari kota.
Kalau akhir-akhir ini rutinitas terasa semakin padat, mungkin inilah saatnya memberi diri anda sedikit jeda. Tinggal pilih suasana yang paling anda suka, ajak teman atau datang sendiri, lalu nikmati sisi lain Kota Malang yang mungkin selama ini belum sempat anda kunjungi.
Penulis: Edith Raditya Satriawan (Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Jember)




