Pj Wali Kota Malang Sebut Kota Malang Siap Jadi Startup City, Ini Penjelasannya

Pj Wali Kota Malang Sebut Kota Malang Siap Jadi Startup City, Ini Penjelasannya
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat hadiri acara dari pegiat Startup di MCC Malang (blok-a/Satria Akbar Sigit)

 

Kota Malang, blok-a.com – Pada hari Kamis (1/2/2024), Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat hadir dan berpartisipasi dalam acara CEO MEETUP STASION X 1000 STARTUP DIGITAL di MCC Malang sebagai bentuk komitmennya dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Malang.

Dalam acara berbentuk diskusi tersebut, dipertimbangkan arah perkembangan ekosistem startup digital di Kota Malang, di mana startup digital semakin tumbuh pesat seiring waktu. Menanggapi hal tersebut, Wahyu optimis bahwa Kota Malang akan siap menjadi “startup city” sesuai harapan Kementerian Kominfo RI.

“Melihat potensi tersebut, saya yakin Kota Malang akan siap menjadi startup city seperti harapan Kementerian Kominfo RI,” ungkapnya.

Acara ini melibatkan 30 CEO/Founder Start up Digital Kota Malang, dengan tujuan memberikan saran dan masukan pada pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk menyusun rencana strategis lima tahun ke depan.

Wahyu menekankan pentingnya kontribusi pelaku ekonomi kreatif dalam kesuksesan pembangunan ekonomi kreatif di Kota Malang. Hadirnya Kementerian Kominfo RI diharapkan menciptakan kesamaan persepsi antara kebijakan pusat dan daerah.

Wahyu menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi media untuk memotivasi, membimbing, dan mendampingi startup Kota Malang dalam mengembangkan kreativitas mereka. Hal ini diharapkan dapat menjadi kekuatan yang luar biasa untuk mewujudkan perkembangan ekosistem kreatif, mendorong pesatnya ekonomi digital dan ekonomi kreatif di Kota Malang.

“Saran dan masukan dari pelaku ekonomi kreatif ini sangat penting untuk suksesnya pembangunan ekraf di Kota Malang, selain itu dengan hadirnya Kementerian Kominfo RI kali ini juga diharapkan tercipta kesamaan persepsi antara kebijakan pemerintah pusat dengan di daerah,” tuturnya.

Data menunjukkan Kota Malang memiliki 186 startup dan studio, termasuk 10 major startup dengan valuasi lebih dari 2 miliar per tahun. Kota Malang juga memiliki lebih dari 22 komunitas digital, 25 co-working space, dan 21 kampus berbasis IT. Potensi ini menarik perhatian Gerakan Nasional 1000 Startup Digital oleh Kementerian Kominfo RI, dengan kolaborasi bersama STArtup Singo EdaN (Stasion).

Pertumbuhan ekonomi kreatif Kota Malang juga mencapai 10,01 persen pada tahun 2022, dengan dampak penurunan angka kemiskinan menjadi 4,26 persen pada tahun 2023 dari 4,37 persen pada tahun 2022. Hal ini juga berpengaruh pada tingkat pengangguran terbuka yang turun dari tahun 2022 sebesar 7,66 persen. (mg1/bob)