Blitar, blok-a.com – Santer beredar kabar Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunario mendapat rekomendasi dari DPP Partai Gerindra untuk maju sebagai bakal calon Bupati Blitar dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Saat dihubungi melalui pesan singkat, Tjutjuk Sunario mengaku jika dirinya memang maju sebagai bakal calon Bupati Blitar.
Namun saat ditanya apa sudah mendapat dukungan dan rekomendasi dari DPP Partai Gerindra, ia enggan menjawab.
Santernya berita terkait rekomendasi Tjutjuk Sunario dari DPP Partai Gerindra tersebut, mendapat tanggapan Wakil Ketua DPC Partai Gerinda Kabupaten Blitar Tomy Gandhi Sasongko.
“Memang saat ini banyak beredar rumor bahwa rekomendasi DPP Gerindra jatuh ke Tjutjuk. Namun semuanya itu masih belum bisa dibenarkan, karena sampai saat ini keputusan masih ada di DPP Gerindra,” kata Tommy Gandhi Sasongko, Jumat (30/05/2024).
Tomy Gandhi menandaskan, isu yang mengatakan bahwa DPP Partai Gerindra sudah memberikan surat tugas dan merekomendasikan Tjutjuk Sunario untuk maju sebagai bakal calon Bupati Blitar di Pilkada 2024 masih belum bisa dipastikan kebenarannya.
“Itu kan kata pak Tjutjuk. Sah-sah saja, tapi intinya kalau dari DPC Gerindra sendiri, kami belum dapat pemberitahuan, sejauh ini belum ada surat yang masuk soal hal itu,” kata Tomy Gandhi.
Lebih lanjut Tomy menyampaikan, DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar tetap tegak lurus dengan keputusan DPP.
“Kami pun akan menunggu surat resmi dari DPP terkait siapa yang bakal ditunjuk maju sebagai Calon Bupati Blitar di Pilkada 2024 mendatang,” jelasnya.
Politikus muda Partai Gerindra yang juga pengusaha muda sukses di Blitar ini menambahkan, sejauh ini belum ada surat maupun pemberitahuan yang masuk terkait Tjutjuk Sunario ditunjuk sebagai bacabup Blitar. Namun demikian, semua kemungkinan masih bisa terjadi.
“Setahu saya jika ada penunjukan pasti ada pemberitahuan atau surat yang masuk ke DPC, namun hingga hari ini belum ada,” imbuhnya.
Tomy Gandhi menambahkan, jika memang isu tersebut benar, maka akan ada koalisi dengan partai lain. Karena saat ini Partai Gerindra Kabupaten Blitar hanya memiliki 7 kursi.
“Jika isu itu benar Partai Gerindra akan berkoalisi dengan partai lain, karena di dewan hanya 7 kursi,” tegasnya.
Selain itu, sejumlah nama juga sempat beredar sebagai calon kandidat Gerindra untuk maju dalam Pilkada Blitar 2024.
“Beberapa nama itu, di antaranya Adib Zambari, Mujib, Haji Beki dan Tjujuk. Dari keseluruhan nama itu semua sedang berproses, tentu semua finalnya ada di DPP Partai Gerindra,” ujarnya.
Sesuai alur, dalam pemberian rekomendasi untuk calon kepala daerah (cakada) setelah diputuskan oleh DPP Partai Gerindra.
“Sampai saat ini para kader partai di Kabupaten Blitar masih tetap menunggu keputusan dari DPP,”pungkasnya. (jar/lio)








